Guardiola: Pemain Manchester City kehilangan kegembiraan bermain

id pep guardiola, manchester city, liga inggris

Guardiola: Pemain Manchester City kehilangan kegembiraan bermain

Ekspresi kecewa manajer Manchester City Pep Guardiola saat timnya dikalahkan Tottenham Hotspur dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Sabtu (21/11/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Clive Rose)

Jakarta (ANTARA) - Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan para pemainnya tidak bisa bersuka ria dalam kemenangan 5-0 mereka atas Burnley, Sabtu, karena padatnya jadwal pertandingan telah menyedot sebagian besar kegembiraan dari olahraga tersebut.

Pandemi virus corona baru memaksa musim lalu selesai terlambat dan musim ini dipadatkan menjadi periode yang lebih singkat, dan para manajer bersuara padu menyesali jadwal yang tanpa henti yang mereka yakini telah berkontribusi pada lebih banyak lagi pemain cedera.

City, yang bangkit dari kekalahan pekan lalu oleh Tottenham Hotspur dan bergerak naik ke posisi kedelapan dengan kemenangan melawan Burnley, akan bertandang ke Porto untuk laga Liga Champions pada Selasa sebelum menghadapi Fulham pada Liga Premier, Sabtu.



"Masalahnya adalah para pemain kehilangan kegembiraan bermain sepak bola," kata Guardiola kepada wartawan seperti dikutip Reuters, Minggu.

"Sebelumnya, menyenangkan bermain sekali atau dua kali seminggu dengan penonton. Sekarang ini tiga hari dan kemudian satu lagi. Kami akan pergi ke Porto untuk menang, kemudian bersiap melawan Fulham."

City hanya menyarangkan bola 10 kali dalam delapan pertandingan pertama mereka sebelum kemenangan Sabtu, dan Guardiola mengatakan para pemain depannya harus melakukannya jika mereka ingin mempertahankan tempat mereka dalam tim.

"Gol-gol itu membantu kami, tentu saja. Gabriel Jesus harus mencetak gol. Raheem Sterling ketika ia bermain harus mencetak gol. Mereka harus mencetak lebih banyak gol. Itulah mengapa mereka di sini. ini tergantung pada pemain, penampilan mereka di lapangan," kata Guardiola.
 
Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar