KPU Bantul menghibahkan ribuan thermo gun ke Pemkab

id Hibah thermo gun,kpu bantul,pilkada 2020

KPU Bantul menghibahkan ribuan thermo gun ke Pemkab

KPU Bantul secara simbolis mengibahkan thermo gun kepada Pemerintah Kabupaten Bantul. APD yang dihibahkan sebanyak 2.085 buah dari semua TPS dan 92 buah dari PPK/PPS (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menghibahkan ribuan alat pelindung diri berupa thermo gun atau alat pengukur suhu tubuh bekas digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kepada pemerintah kabupaten setempat.

"Thermo gun termasuk APD yang diatur dalam pelaksanaan pilkada, dan hari ini sesuai dengan surat dari KPU RI bahwa untuk thermo gun ini menjadi salah satu APD yang perlu atau wajib dihibahkan ke pemda," kata Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho usai serah di Pendopo KPU Bantul, Senin.



Untuk menindaklanjuti surat tersebut, maka hari Senin ini KPU Bantul menghbahkan sebanyak 2.085 thermo gun dari semua tempat pemungutan suara (TPS), dan sebanyak 92 thermo gun dari tingkat panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara (PPK/PPS) ke pemkab melalui Sekda Bantul.

Didik mengatakan, setelah salah satu APD tersebut dihibahkan ke pemda, maka kewenangan sepenuhnya ada di pemda terkait pemanfaatannya, apakah digunakan untuk mendukung pengendalian wabah COVID-19 dan sebagian lagi untuk pelaksanaan pemilihan lurah desa serentak di Bantul.

"Kalau secara spesifik kami tidak kemudian mengatur penggunaan thermo gun itu untuk apa, tapi yang jelas tujuan dari hibah thermo gun ini dalam rangka untuk mendukung kegiatan antisipasi pencegahan wabah COVID-19," katanya.

Akan tetapi, kata dia, apabila nanti pemda menggunakan salah satunya untuk kegiatan Pilurdes dengan protokol kesehatan itu sudah jadi kewenangan atau otoritas pemda.

"Tapi prinsip KPU dalam kerangka ini lebih ke arah upaya membantu pemda dalam rangka mendukung pencegahan wabah COVID-19," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis mengatakan, bahwa thermo gun sebanyak 2.085 buah dan 92 buah itu setelah dihibahkan ke pemda akan dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan pemilihan lurah desa serentak di 24 desa pada 27 Desember 2020.

"Selama ini kita juga sudah informasikan kepada panitia tingkat kelurahan apabila dibutuhkan thermo gun segera mengajukan ke kami, sehingga kami bisa melakukan distribusi, yang jelas kami ingin barang itu memiliki nilai manfaat bagi masyarakat," katanya.