Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 287 menjadi 17.515 orang

id Pasien,Positif COVID,DIY,positif

Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 287 menjadi 17.515 orang

Dokumentasi - Petugas medis melakukan rapid test COVID-19 kepada pedagang Pasar Beringharjo, DI Yogyakarta, Kamis (4/6/2020). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww/aa.)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (19/1) bertambah 287 orang sehingga total menjadi 17.515 orang.

"Tambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY sebanyak 287 orang," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Selasa.

Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 287 pasien positif itu terdiri atas 81 orang asal Kota Yogyakarta, 67 orang Kabupaten Bantul, 5 orang Gunung Kidul, 31 Kulon Progo, serta 103 orang Kabupaten Sleman.
 

Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 162 pasien hasil tracing kontak kasus positif, 79 pasien periksa mandiri, satu pasien skrining karyawan, satu kasus skrining karyawan kesehatan, satu kasus plaku perjalanan satu kasus, serta 43 orang belum ada keterangan.

Selain pasien positif, Berty juga mencatat 107 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 11.659 orang.

Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 107 pasien sembuh itu terdiri atas satu kasus asal Kota Yogyakarta, 72 kasus asal Kabupaten Bantul : 72 kasus , 21 kasus asal Kabupaten Kulon Progo, 11 kasus asal Kabupaten Gunungkidul, serta dua kasus asal Kabupaten Sleman .

Selain itu, Berty juga mencatat jumlah kasus pasien meninggal sebanyak satu orang sehingga total kasus meninggal menjadi 395 kasus.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspect COVID-19 di DIY hingga Selasa (19/1/2021) tercatat 27.711 orang.

Dari jumlah suspect tersebut, 17.515 orang terkonfirmasi positif di mana 11.659 orang di antaranya sembuh dan 395 orang meninggal.

 

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar