20 persen nakes di Kota Yogyakarta sudah divaksinasi COVID-19

id vaksinasi,covid-19,tenaga kesehatan,yogyakarta

20 persen nakes di Kota Yogyakarta sudah divaksinasi COVID-19

Ilustrasi- Vaksinator tengah mengukur dosis vaksin. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Yogyakarta (ANTARA) - Sekitar 20,26 persen tenaga kesehatan di Kota Yogyakarta sudah menjalani vaksinasi COVID-19 di sejumlah fasilitas layanan kesehatan yang ditunjuk terhitung sejak 14 Januari.

“Sejak pekan lalu, program vaksinasi untuk tenaga kesehatan terus dilakukan. Sudah ada sekitar 20,26 persen yang menjalani vaksinasi dan jumlahnya akan terus bertambah,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis.

Pada saat ini, Kota Yogyakarta sudah menerima sekitar 9.800 dosis vaksin COVID-19 dengan jumlah tenaga kesehatan yang sudah melakukan registrasi sebanyak 8.308 orang.
 

Tenaga kesehatan tersebut, kemudian diminta menjawab sejumlah pertanyaan dari aplikasi dan jika memenuhi syarat akan mendapat pemberitahuan terkait waktu dan lokasi vaksinasi. “Proses pengisian di aplikasi memang tidak bisa cepat,” katanya.

Dari tenaga kesehatan yang sudah terdaftar tersebut, tidak semuanya dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani vaksinasi.

Sebanyak 232 tenaga kesehatan pernah terpapar COVID-19, 1.386 memiliki komorbid atau penyakit penyerta, 220 tengah hamil, dan 465 sedang menyusui.

“Dari tenaga kesehatan yang memenuhi syarat, sudah ada 1.683 orang yang melakukan vaksinasi,” ucapnya.

Data terus berkembang karena ditargetkan ada sekitar 200 tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi tiap hari di Kota Yogyakarta.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta dilakukan bertahap. Pada tahap pertama, Januari hingga April ditujukan untuk tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat.

Tahap kedua pada Januari hingga April 2021 dilakukan untuk pelayan publik, seperti anggota TNI, kepolisian, pelayan publik lainnya termasuk lansia berusia lebih dari 60 tahun.

Vaksinasi tahap ketiga pada April 2021-Maret 2022 ditujukan untuk masyarakat rentan, baik secara geospasial, sosial, dan ekonomi, dan tahap terakhir pada April 2021-Maret 2022 untuk masyarakat umum.

“Nantinya, di Kota Yogyakarta akan dilaksanakan berdasar kelompok. Pada saatnya nanti, setiap warga akan memperoleh vaksinasi dan sebelumnya akan menerima pemberitahuan terkait cara, lokasi dan waktunya,” tuturnya.
 

Berdasarkan data corona.jogjakota.go.id, Pada Kamis (21/1) terdapat tambahan 82 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, 91 pasien sembuh atau selesai isolasi mandiri, dan tiga pasien meninggal dunia.

Dengan demikian, kasus aktif COVID-19 di Kota Yogyakarta tercatat 630 orang dengan 502 isolasi mandiri dan 128 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, 2.483 pasien sembuh, dan 138 pasien meninggal dunia.

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar