Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 456 menjadi 18.258 orang

id Pasien positif,Yogyakarta

Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 456 menjadi 18.258 orang

Dokumentasi - Petugas melakukan tes cepat COVID-19 massal di Alun-alun Utara, Yogyakarta, Minggu (14/6/2020). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc.)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (21/1) bertambah 456 sehingga total menjadi 18.258 orang.

"Kalau hari ini (kasus konfirmasi positif) meningkat tajam, ya berarti memang kita semua belum optimal untuk disiplin protokol kesehatan," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis.

Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 456 pasien positif itu terdiri atas 61 orang asal Kota Yogyakarta, 182 orang asal Kabupaten Bantul, 14 orang asal Gunung Kidul, 20 orang asal Kulon Progo, serta 179 orang asal Kabupaten Sleman.

Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas 256 pasien hasil tracing kontak kasus positif, 126 pasien periksa mandiri, dua pasien screening karyawan kesehatan, satu pasien pelaku perjalanan, serta 68 orang belum ada keterangan.

Selain pasien positif, Berty juga mencatat 206 tambahan pasien sembuh, sehingga total jumlah kasus sembuh COVID-19 di DIY menjadi 12.053 orang.

Ia mengatakan dilihat berdasarkan wilayah domisili, 206 pasien sembuh itu terdiri atas tiga orang asal Kota Yogyakarta, 133 asal Kabupaten Bantul , satu asal Kabupaten Kulon Progo, 43 orang asal Kabupaten Gunungkidul, serta 26 asal Kabupaten Sleman.

Selain itu, Berty juga mencatat jumlah kasus pasien meninggal sebanyak sembilan pasien sehingga total kasus meninggal menjadi 417 orang.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspect COVID-19 di DIY, hingga Kamis (21/1/2021) tercatat 28.454 orang.

Dari jumlah suspect tersebut, 18.258 orang terkonfirmasi positif, di mana 12.053 orang di antaranya sembuh dan 417 orang meninggal.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar