The Daddies petik kemenangan di laga perdana penyisihan BWF Finals

id bulu tangkis,world tour finals,ganda putra,mohammad ahsan,hendra setiawan,the daddies

The Daddies petik kemenangan di laga perdana penyisihan BWF Finals

Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. ANTARA/HO-BWF/Raphael Sachetat/aa. (Handout BWF/Raphael Sachetat)

Jakarta (ANTARA) - Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengawali langkah di babak penyisihan Grup B Ganda Putra BWF World Tour Finals 2020 dengan memetik kemenangan atas pasangan Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov.

Pada laga yang berlangsung di Impact Arena Bangkok, Thailand, Rabu, The Daddies unggul dengan skor 21-18, 15-21, 21-17, melalui laga yang berlangsung selama 52 menit.

Pada awal gim, Vladimir/Ivan sempat memimpin 6-3 dan 9-7. Kemudian Ahsan/Hendra mengejar hingga interval pertama berbalik menjadi 11-9 dan terus memimpin hingga akhir pertandingan. Dalam waktu 16 menit, gim pertama diselesaikan dengan skor 21-18.

"Pertandingannya tadi berlangsung cepat. Mereka juga memang pemain bagus, smashnya juga kencang. Memang kami harus fokus di strategi permainan kami sendiri," ucap Ahsan dalam keterangan resmi PBSI, Rabu.

Gim kedua, Hendra/Ahsan tertinggal dari awal hingga akhir. Pengakuan Ahsan, kalah angin menjadi salah satu faktor penyebab kekalahannya ini. Untungnya Hendra/Ahsan mampu mengembalikan keadaan dan akhirnya menang di gim ketiga.

"Saat gim kedua, agak kalah angin. Jadi kami lebih banyak tertekan. Mereka juga lebih inisiatif bermain di depan, terutama dalam bermain net," Ahsan menceritakan.

"Gim ketiga memang kami lebih inisiatif lebih dulu. Lebih menyerang duluan. Soalnya kalau kami lebih banyak mengangkat, mereka lebih senang. Hal itu sangat mendukung power mereka menjadi bertambah besar," katanya menambahkan.

Kemenangan ini sekaligus menambah panjang rekor pertemuan Hendra/Ahsan dengan juara All England 2016 ini menjadi 6-0.

Pada pertandingan Kamis, The Daddies akan bertemu dengan lawan yang mengalahkan mereka di perempat final Thailand Open seri pertama yaitu, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae.

Menurut Ahsan, tidak ada strategi khusus untuk revans melawan pasangan asal Negeri Ginseng tersebut. Hanya dia akan berusaha yang terbaik.

"Tidak ada strategi sih. Siapa saja lawannya yang penting fight saja untuk pertandingan besok. Insya Allah bisa," katanya optimistis.
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar