Greysia: Pahami prokes mempengaruhi kemenangan di Thailand Open

id bulu tangkis,ganda putri,greysia polii,thailand open 2021,super 1000

Greysia: Pahami prokes mempengaruhi kemenangan di Thailand Open

Dokumentasi - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu (kiri) dan rekannya Greysia Polii melakukan selebrasi usai mendapat poin dari lawannya asal Denmark Maiken Fruergaard dan Sara Thygesen dalam pertandingan babak final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/1/2020). 1. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Jakarta (ANTARA) - Atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii menceritakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemenangannya di ajang Thailand Open seri pertama di Thailand pada Januari lalu ialah memahami protokol kesehatan yang berlaku di daerah tersebut.

Greysia menceritakan, dengan memahami protokol kesehatan, dia bisa lebih mudah beradaptasi dan menyesuaikan pola latihan dalam jadwal yang terbatas.

"Di sana memang tidak bebas seperti turnamen sebelumnya, tapi karena sudah ada pemahaman seperti saat latihan di sini (Pelatnas) jadi pas ke sana sudah tidak kaget. Saya pribadi bisa menyetel kondisi sesuai aturan yang ada di Thailand," kata Greysia dalam sesi diskusi virtual di Jakarta, Kamis.

Pada turnamen Thailand Open seri pertama (Yonex Thailand Open) yang berlangsung 12-17 Januari di Bangkok, Greysia yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu membukukan gelar perdana di turnamen tingkat Super 1000.

Pada partai final, Greysia/Apriyani menundukkan wakil tuan rumah Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dalam dua gim dengan skor 21-15, 21-12 dalam waktu 52 menit.

Meski hanya mengantongi satu gelar dari tiga turnamen yang diadakan di Bangkok, namun Gryesia mengaku bangga dengan capaian tersebut karena masih bisa membawa gelar dalam kondisi kompetisi yang tidak seperti biasanya.

"Banyak hal yang berubah dari biasanya, tapi ya itu tadi, karena sudah ada pemahaman ya menikmati saja, walaupun harus di kamar terus dan ada aturan-aturan ketat lainnya," ujarnya menceritakan.

Dari tiga turnamen yang digelar dalam waktu tiga pekan berturut-turut di Bangkok itu, yakni turnamen Yonex Thailand Open, Toyota Thailand Open, dan BWF World Tour Finals, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu masing-masing meraih gelar juara, mencapai babak empat besar, dan terhenti di babak penyisihan grup pada World Tour Finals,
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar