Dishub Gunung Kidul intensifkan pemeriksaan kendaraan luar DIY

id Gunung Kidul,Libur Imlek,Dishub Gunung Kidul,rapid test antigen,COVID-19

Dishub Gunung Kidul intensifkan pemeriksaan kendaraan luar DIY

Dinas Perhubungan Kabupaten Gunung Kidul memeriksa kendaraan luar DIY yang akan akan berlibur di objek wisata di Pos Hargodumilah, Patuk. (FOTO ANTARA/HO-Dishub Gunung Kidul)

Gunung Kidul (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengintensifkan pemeriksaan kendaraan luar DIY secara acak dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19 dan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara mikro, khusus libur Imlek 2021.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Gunung Kidul, Bayu Susilo Aji di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan wilayah Gunung Kidul tidak ada pos khusus untuk pemeriksaan kendaraan luar DIY karena pos pemeriksaan hanya ada di Temon (Kulon Progo), Tempel dan Prambanan (Sleman).

"Kami tetap melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan luar DIY secara acak di wilayah perbatasan seperti di Patuk, Ponjong, Semin dan Ngawen. Hari ini, kami melakukan pemeriksaan di Hargodumilah, Kecamatan Patuk," kata Bayu Susilo Aji.

Ia mengatakan pemeriksaan tidak hanya dengan memeriksa identitas pengendara, namun juga meminta hasil tes rapid antigen, khususnya yang berasal dari zona merah. Apabila tidak membawa hasil rapid test, maka akan dilakukan rapid di lokasi pemeriksaan.

"Kami bekerja sama dengan Tim Biddokkes Polres Gunung Kidul dan Polda DIY,” katanya.

Bayu mengatakan pemeriksaan kendaraan di Pos Hargodumilah sejak 09.00-11.00 WIB mengecek 35 pengendara. Kendaraan luar daerah, penumpangnya diminta melakukan rapid tes antigen di tempat. Meski demikian, hasil dari pemeriksaan dinyatakan negatif dan diperbolehkan meneruskan perjalanan.

"Sejauh ini, hasil pemeriksaan negatif semua. Sehingga mereka dapat meneruskan perjalanan. Kalau memang nanti ada yang reaktif maka diminta balik arah dan melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Dia mengatakan pemeriksaan akan dilakukan secara acak di wilayah perbatasan seperti Semin, Ponjong hingga Ngawen. Selain itu, di kawasan wisata juga akan ada pengecekan selama libur imlek berlangsung.

"Kami akan terus lakukan patroli selama libur Imlek ini. Kami berharap libur Imlek ini banyak wisatawan ke Gunung Kidul, namun tidak menyebabkan adanya klaster sektor pariwisata,” katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar