Dispar Kulon Progo diharapkan mengelola Pantai Glagah secara modern

id Kulon Progo,Pantai Glagah,Dispar Kulon Progo,DPRD Kulon Progo

Dispar Kulon Progo diharapkan mengelola Pantai Glagah secara modern

Pemkab Kulon Progo diminta kelola Pantai Glagah secara profesional dalam rangka mendukung pengembangan KSPD Bandara Internasional Yogyakarta dan sekitarnya. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Komisi IV DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengharapkan Dinas Pariwisata setempat mengelola objek wisata Pantai Glagah secara modern sebagai pelatuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Daerah Bandara Internasional Yogyakarta dan sekitarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo Istana di Kulon Progo, Jumat, mengatakan Pantai Glagah merupakan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi objek wisata, namun sampai saat ini belum optimal dalam pengelolaannya.

"Sampai saat ini, objek wisata Pantai Glagah masih dikelola secara primitif atau lebih parah dari pada konvensional. Kalau ada yang datang dikenai karcis. Padahal orang datang ke Pantai Glagah ini datanganya bisa 05.00 WIB dan di atas 17.00 WIB, tapi di TPR hanya dijaga dari 08.00 WIB-16.00 WIB," katanya.

Ia mengatakan saat ini, Dinas Pariwisata juga memiliki pekerjaan rumah menata fasilitas mendasar Pantai Glagah, melalui toilet hingga pedagang kaki lima.

Kalau Pemkab Kulon Progo tidak bisa menerapkan dengan sistem Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), bisa dilaksanakan dengan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kelompok masyarakat pemilik modal untuk pengembangan objek wisata.

Saat ini, kondisi paling parah di Pantai Glagah adalah pintu gerbang. Kalau tetap dibangun di tempat itu akan tetap menimbulkan kemacetan.

"Semua harus dibenahi, termasuk membuat jalan keluar dari Glagah," katanya.

Selanjutnya, agenda tahunan Labuhan Pakualam bisa dikapitalisasi menjadi ISI, pedagang kuliner di mana Dinas Koperasi dan UKM bisa terlibat membina pedagang suvenir. Hal ini membutuhkan sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah.

"Dispar juga bisa menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) untuk membuat kegiatan dan program di Pantai Glagah," katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo Tukijan juga mendukung percepatan pembenahan objek wisata Pantai Glagah. Selama ini, Pantai Glagah belum dikelola secara profesional. Di sisi lain, Pemkab Kulon Progo sangat mengandalkan Pantai Glagah sebagai sumber PAD dari sektor pariwisata.

"Dispar harus membuat gebrakan pengelolaan dan pengembangan Pantai Glagah. Pantai Glagah ini ada berada di kawasan strategis, yakni berdekatan dengan Bandara Internasional Yogyakarta. Wisata yang datang pertama kali di Pantai Glagah, sehingga Pantai Glagah harus menjadi icon wisata Kulon Progo," harapnya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar