Dua wakil terakhir Indonesia tersingkir dari Swiss Open

id bulu tangkis,swiss open 2021,tunggal putra,ganda putra,pp pbsi,shesar hiren rhustavito,leo rolly carnando,daniel marthin

Dua wakil terakhir Indonesia tersingkir dari Swiss Open

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin lolos ke babak kedua Swiss Open 2021 setelah mengalahkan Eloi Adam/Julien Maio dari Prancis 21-12, 21-10, Rabu malam waktu setempat. (dokumentasi PP PBSI)

Dalam laga di St. Jakobshalle, Basel, Jumat malam waktu setempat, Vito ditaklukkan Viktor Axelsen dari Denmark 17-21, 12-21.
Jakarta (ANTARA) - Dua wakil Indonesia di turnamen Super 300 Swiss Open 2021 yang tersisa, Shesar Hire Rhustavito dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, harus tersingkir di babak perempat final saat menghadapi lawan berat unggulan pertama.

Dalam laga di St. Jakobshalle, Basel, Jumat malam waktu setempat, Vito ditaklukkan Viktor Axelsen dari Denmark 17-21, 12-21. Sementara Leo/Daniel dihadang wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Woi Yik melalui rubber game 18-21, 21-9, 16-21.

Seperti dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu, bagi Leo/Daniel ini merupakan kekalahan kedua dari Chia/Yik. Sebelumnya di Thailand Open Januari lalu mereka juga menelan kekalahan.

Baca juga: Ganda campuran Rinov/Pitha gagal melangkah ke perempat final Swiss Open

"Kami kecewa dengan hasil ini. Seharusnya kami tadi bisa menang karena kami merasa permainan kami tidak buruk," kata Leo.

"Di gim pertama kami memang kalah 'start', kami tidak bisa konsisten dengan pola kami. Sering terlambat menyerang. Di gim kedua, kami mengambil inisiatif serangan dan berhasil. Gim ketiga kami malah masuk lagi ke pola permainan lawan. Kami terpancing permainan mereka," katanya menjelaskan.

Di lapangan lainnya, wakil tunggal putra Skuad Merah Putih juga gagal membendung Viktor Axelsen walau telah memberikan perlawanan seimbang.

"Saya ada kesempatan untuk merebut gim pertama. Tapi memang di poin-poin akhir dia lebih inisiatif untuk menyerang dan saya malah tidak siap dengan itu," kata Vito.

Baca juga: Ganda campuran Hafiz/Gloria kecewa langsung terhenti di Swiss Open

"Di gim kedua dia lebih tahan dan fokus di setiap reli-reli untuk bisa dapat serangan. Sementara saya malah masuk ke pola permainan dia dan mudah memberikan bola yang dia inginkan," lanjutnya.

Walau tidak puas dengan hasil yang didapat, Vito mengaku mendapat banyak pelajaran dari pertandingan hari ini.

"Untuk hasil saya tidak puas tapi secara permainan saya cukup puas. Selain itu saya mendapat banyak pelajaran hari ini dan bisa mengerti apa yang harus ditambah dan diperbaiki," Vito menuturkan.
 
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar