Pemkab Bantul telah tempatkan 2.566 tenaga kerja selama 2020

id Disnakertrans Bantul

Pemkab Bantul telah tempatkan 2.566 tenaga kerja selama 2020

Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah melaksanakan penempatan tenaga kerja sebanyak 2.566 orang ke berbagai perusahaan dalam satu daerah, luar daerah maupun luar negeri sepanjang tahun 2020.

"Tiap tahun kita targetnya sama untuk penempatan tenaga kerja, tetapi tahun lalu (2020) tidak tercapai, sekitar 2.500 orang dari target sebanyak 2.700 orang," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kerja, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul Yanatun Yunadiana di Bantul, Jumat.

Menurut dia, tidak tercapainya target penempatan tenaga kerja selama 2020 dikarenakan dampak secara tidak langsung dari kebijakan pemerintah tentang pembatasan kegiatan masyarakat maupun pengurangan mobilitas di tengah pandemi COVID-19 yang mewabah sejak Maret 2020.

"Biasanya penempatan tenaga kerja kita bisa melampaui target, tapi kemarin (2020) itu penutupan besar-besaran, artinya kita tidak bisa keluar (mengirim), dan mereka (perusahaan) tidak berani menerima dulu dari kita," katanya.

Meski demikian, kata dia, realisasi penempatan tenaga kerja pada tahun lalu sudah maksimal, hanya saja memang penempatan lebih banyak ke perusahaan atau pabrik lokal atau wilayah Bantul, terhitung sejak Maret atau mulai merebaknya kasus virus corona sampai akhir tahun.

"Kalau lowongan kerja dari perusahaan tiap hari kita 'upload' terus, cuma untuk di daerah Jawa Timur sama Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) belum, dua titik itu sejak tahun kemarin belum bisa berangkat ke sana karena aturan ketat," katanya.

Berdasarkan data penempatan tenaga kerja 2020 Disnakertrans Bantul, dari total 2.556 orang, terbanyak adalah antar kerja lokal (AKL) berjumlah 2.481 orang terdiri 1.924 perempuan dan 557 laki-laki, sementara untuk antar kerja antar daerah (AKAD) berjumlah 52 orang, dan antar kerja antar negara (AKAN) hanya 23 orang.

Penempatan tenaga kerja dilaksanakan setiap bulan sejak Januari sampai Desember, dengan penempatan paling sedikit pada bulan Juni 56 orang, sedangkan terbanyak pada bulan Oktober sebanyak 420 orang, disusul bulan November sebanyak 383 orang.

Jika dilihat dari lokasi perusahaan, penempatan ke luar negeri masih dilakukan dalam tiga bulan awal yaitu Januari sampai Maret dengan tujuan Malaysia, kemudian luar daerah dengan tujuan Batam, sementara sejak April sampai Desember hampir semua ke perusahaan lokal Bantul.

Dia mengatakan, pada bulan November ada penempatan tenaga kerja AKAN dua orang ke perusahaan di Korea Selatan dan Jepang, karena ada program 'goverment to goverment' atau kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Jepang, dan dengan Korea Selatan.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021