
Bupati Sleman meresmikan rehab Rumah Tidak Layak Huni bantuan Baznas

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Sudi Pawiro, warga Kronggahan 2, Trihanggo, Gamping, Sleman yang merupakan program bantuan dari Baznas Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Rabu.
Ketua Baznas Kabupaten Sleman Kriswanto mengatakan bahwa bantuan yang diberikan untuk rehab tersebut sebesar Rp15.000.000.
Selain bantuan rehab RTLH, Baznas Sleman juga memberikan bantuan kesehatan sebesar Rp3.000.000 pada Sigit Setiawan warga Geplakan, Banyuraden, Gamping serta bantuan sembako dari Polda DIY.
"Baznas Kabupaten Sleman pada tahun 2020 mewujudkan bantuan RTLH sebanyak 27 rumah," katanya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo berharap dengan adanya bantuan kegiatan penanganan RTLH tersebut dapat mempercepat program pengentasan kemiskinan dengan mewujudkan rumah yang layak huni bagi masyarakat miskin.
"Saya berharap agar kepedulian ini dapat menjadi sebuah gerakan yang nantinya bisa menggerakkan sumber-sumber lain yang tidak hanya berasal dari Baznas saja, namun juga dapat dilakukan melalui CSR dari pihak swasta dan juga gotong royong dari masyarakat," katanya.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya melakukan penanganan RTLH. Pada 2020 ada sebanyak 1.538 RTLH yang telah tertangani. Penanganan RTLH yang dialokasikan melalui anggaran APBD/APBN dan juga CSR.
"Anggaran melalui APBD Kabupaten Sleman tahun 2020 berhasil menangani 306 RTLH. Sementara melalui APBN ada sebanyak 1205 RTLH," katanya.
Ia mengatakan, upaya penanganan RTLH ini akan terus dilakukan Pemkab Sleman baik dengan Pemerintah Propinsi DIY, pusat dan elemen masyarakat termasuk adanya keterlibatan BAZNAS.
Berbagai pihak ini sengaja digandeng Pemkab Sleman karena permasalahan RTLH agar dapat cepat tertangani memang dibutuhkan keterlibatan dari berbagai pihak.
"Untuk mendukung penanganan RTLH, Pada tahun 2021 Pemkab Sleman melakukan pendataan yang melibatkan segenap komponen masyarakat sampai di tingkat bawah," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
