Polbangtan Yoma mendorong Kostratani menuntaskan Laput Pertanian

id polbangtan

Polbangtan Yoma mendorong Kostratani menuntaskan Laput Pertanian

Rakor Progres Laporan Utama Pertanian untuk Wilayah Kabupaten Klaten (HO-Humas Polbangtan Yoma)

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) menyelenggarakan Rakor Progres Laporan Utama Pertanian untuk Wilayah Kabupaten Klaten pada Rabu (31/3) untuk mendorong Kostratani menuntaskan Laporan Utama Pertanian.

Peran Kostratani sebagai simpul dan pusat pembangunan pertanian didorong memiliki fungsi yang sangat vital salah satunya yaitu sebagai pusat penghimpunan data pertanian.

Rakor diselenggarakan di Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Klaten dihadiri oleh Sujono selaku Wakil Direktur I Polbangtan Yoma, Widiyati selaku Kepala DPKPP Klaten, dan Koordinator BPP se-Kabupaten Klaten.

Memasuki akhir trisemester pertama tahun 2021 ini, BPP Kostratani dirorong untuk segera memenuhi data-data terkait Laporan Utama (Laput) Pertanian.

Sujono dalam sambutannya menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan pelaporan data-data tersebut karena akan dijadikan dasar sebagai pengambilan keputusan kebijakan.

"Mengingat pentingnya data-data tersebut, kami berharap BPP Kostratani bisa bekerjasama untuk memenuhi target tersebut," kata Sujono.

Data-data yang diinput meliputi data luas tanam, luas panen, produktivitas komoditas tanaman pangan sebagai komoditas utama, dan jumlah alat mesin pertanian. Kebutuhan data yang diinput disesuaikan dengan potensi wilayah.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Kepala Badan PPSDMP Dedi Nursyamsi yang mengatakan, pelaporan dari BPP KostraTani perlu dipersingkat tanpa mengabaikan kelengkapan, faktual, dan lugas.

"Pelaporan BPP perlu dipersingkat. Dinamika lapangan harus sesuai potensi daerah. Ada yang cocok tanaman pangan. Ada hortikultura. Lainnya lebih pas perkebunan atau peternakan," kata Dedi Nursyamsi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menginstruksikan bahwa Kostratani harus dioptimalkan fungsinya sebagai pusat data dan kegiatan pembangunan pertanian.

SYL menyampaikan bahwa untuk mencapai pemantapan capaian Laput Pertanian, banyak strategi yang dapat dilakukan seperti melalui sosialisasi, bimbingan teknis, dan pengwalan serta pendampingan secara intensif bagi petugas penginput data.

"BPP Kostratani merupakan pengawal terdepan terhadap program-program utama Kementan, karena itulah BPP harus diperkuat agar tugas, fungsi, dan peran Kostratani berjalan maksimal," kata SYL.

Melalui kegiatan Rakor tersebut, penyelenggara berpesan kepada petugas penginput data Laput agar dapat menyampaikan laporan dengan rutin sesuai jadwal yaitu setiap hari Jumat mengingat mekanisme pelaporan yang sudah dipermudah dengan pemanfaatan kemajuan teknologi.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar