Ketersediaan BBM dan elpiji di Sleman saat Ramadhan aman

id Ketersediaan BBM,Ketersediaan elpiji sleman ,Pemkab Sleman ,Kabupaten Sleman ,Bbm Sleman ,Sleman

Ketersediaan BBM dan elpiji di Sleman saat Ramadhan aman

Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Pertamina Sales Area Yogyakarta melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Sleman. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Menjelang Bulan Ramadhan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Pertamina Sales Area Yogyakarta melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Sleman, Selasa.

"Dari peninjauan di sejumlah lokasi yang menjadi sampel, disimpulkan bahwa ketersediaan BBM dan elpiji di wilayah Kabupaten Sleman masih relatif aman. Dapat dipastikan untuk Ramadhan 2021 ini ketersediaan aman," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sleman Emmy Retnosasi di Sleman.

Pantauan tersebut menyasar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Dan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Sleman utara beserta sejumlah agen dan pangkalan elpiji.

Menurut dia, menjelang Bulan Ramadhan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sleman ingin memastikan ketersediaan BBM dan elpiji di wilayah Sleman aman.

"Pemkab Sleman dalam hal ini melakukan pantauan tentu untuk memastikan bagaimana ketersediaan BBM dan elpiji di sejumlah agen juga SPBU dan SPBE," katanya.

Ia mengatakan bahwa tinjauan tersebut juga dimaksudkan untuk mendapatkan informasi terbaru kondisi di lapangan mengingat sampai saat ini masih adanya pandemi COVID-19 termasuk di wilayah Sleman.

"Pantauan ini juga untuk memastikan juga setiap aktivitas pendistribusian elipiji tetap menjaga untuk mencegah penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Sales Branch Manager Pertamina 2 Yogyakarta Bastian Wibowo mengatakan ketersediaan BBM dan elpiji di wilayah Sleman mencukupi, namum sebagai antisipasi, Pertamina telah menyiapkan tambahan elpiji fakultatif hingga 15 persen.

"Pertamina tentu sudah menyiapkan terlebih untuk antisipasi yaitu tambahan fakultatif sampai dengan 15 persen. Namun tambahan ini menyesuaikan dengan kondisinya nanti jadi batasan maksimalnya 15 persen," katanya.

Menurut dia, tambahan fakultatif tersebut nantinya akan disebar ke seluruh agen yang berada di wilayah Kabupaten Sleman dengan teknis penyaluran kepada pangkalan secara bertahap menyesuaikan kondisi atau permintaan masyarakat.
 

Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Pertamina Sales Area Yogyakarta melakukan pemantauan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Sleman. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar