Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 60 jadi 4.146 kasus

id COVID-19,Kulon Progo

Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 60 jadi 4.146 kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (ANTARA/Sutarmi)

Perubahan situasi COVID-19 per 7 April 2021 positif 60 kasus sehingga selama awal April ini ada penambahan 213 kasus.
Kulon Progo (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam waktu 24 jam terakhir bertambah 60 kasus baru sehingga total menjadi 4.146 kasus.

"Perubahan situasi COVID-19 per 7 April 2021 positif 60 kasus sehingga selama awal April ini ada penambahan 213 kasus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Rabu.

Ia mengatakan enam kasus baru ini dari Kecamatan Nanggulan, Girimulyo, Panjatan, Galur, Wates, Pengasih, Sentolo dan Temon. Penambahan setiap kecamatan, yakni Nanggulan empat kasus, Wates lima kasus, Pengasih delapan kasus, Galur tiga kasus, Girimulyo delapan kasus, Samigaluh satu kasus, Kokap lima kasus, Panjatan 16 kasus, Sentolo dua kasus, dan Temon empat kasus.

"Hari ini penambahan kasus tertinggi di Panjatan, Pengasih, dan Girimulyo," katanya.

Baca juga: Pemkab Kulon Progo galakkan "Gemarikan" tingkatkan konsumsi ikan

Data Dinas Kesehatan Kulon Progo sampai hari ini total pasien terkonfirmasi COVID-19 mencapai 4.146 kasus dengan rincian 54 isolasi rumah sakit, 817 isolasi mandiri, 2.664 selesai isolasi, 527 sembuh, dan 84 meninggal dunia.

Lima di antara 12 kecamatan yang terdapat pasien terkonfirmasi COVID-19 tertinggi di Kulon Progo, yakni Wates 595 kasus, Pengasih 581 kasus, Sentolo 490 kasus, Panjatan 440 kasus, dan Lendah 349 kasus.

Baning mengatakan hari ini ada lonjakan RT dengan zona oranye, yakni empat RT, dua RT di Sentolo dan dua RT di Pengasih. Zona Kuning 191 RT dan zona hijau 4.283 RT.

"Sampai saat ini belum ada zona merah di Kulon Progo. Namun demikian, kami mengimbau kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 44 orang

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gagana mengimbau Posko PPKM tingkat desa yang terdampat RT zona oranye meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

"Kami minta petugas Posko PPKM tingkat desa jangan lengah dalam melaksanakan pengawasan protokol kesehatan," katanya.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar