Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 40 orang

id COVID-19,Kulon Progo

Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 40 orang

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 40 orang, sehingga total kasus di wilayah ini mencapai 4.535 kasus selama pandemi.

"Perubahan situasi COVID-19 per 18 April 2021 bertambah 40 kasus positif," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayutai di Kulon Progo, Minggu.



Ia mengatakan kasus baru tersebut tersebar di Kecamatan Galur, Panjatan, Lendag, Pengasih, Kokap, Wates, dan Sentolo. Penambahan kasus di setiap kecamatan, yakni Kecamatan Galur empat kasus, Panjatan tiga kasus, Lendah dua kasus, Pengasih empat kasus, Kokap 17 kasus, Wates empat kasus, dan Sentolo tiga kasus.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo total kasus di wilayah ini mencapai 4.535 kasus dengan rincian 37 isolasi rumah sakit, 1.095 isolasi mandiri, 2.787 selesai isolasi, 528 sembuh, dan 88 meninggal dunia.

Selanjutnya, lima dari 12 kecamatan di Kulon Progo dengan kasus COVID-19 tertinggi, yakni Wates 638 kasus, Pengasih 635 kasus, Sentolo 516 kasus, Panjatan 474 kasus, dan Temon 439 kasus.

"Tingginya jumlah kasus isolasi mandiri di Kulon Progo, karena tingginya penambahan penularan kasus dalam keluarga dan penularan dalam kelompok masyarakat. Saat ini, ada dua kelompok masyarakat yang kami pantau, karena penambahannya tinggi dan masih dilakukan pelacakan," katanya.



Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran COVID-19. Untuk itu, ia meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan baik.

"Kami minta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Jangan sampai lengah, meski dalam keluarga," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar