Vaksinasi dosis pertama tenaga pendidik di Sleman tuntas pekan ini

id Vaksinasi tenaga pendidik ,Vaksinasi guru Sleman ,Vaksinasi COVID-19 Sleman ,Bupati Sleman Kustini ,Vaksinasi COVID-19

Vaksinasi dosis pertama tenaga pendidik di Sleman tuntas pekan ini

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melakukan vaksinasi COVID-19 dosis pertama gelombang terakhir untuk tenaga pendidik yang dipusatkan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya menggencarkan vaksinasi demi mencegah penyebaran COVID-19 dan menargetkan merampungkan vaksinasi dosis pertama bagi tenaga pendidik pada pekan ini.

"Hari ini kegiatan vaksinasi dilakukan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, yang menyasar lebih dari 1.200 tenaga pendidik," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman Novita Krisnaeni di Sleman, Kamis.

Menurut dia, 1.200 tenaga pendidik yang menjalani vaksinasi tersebut terdiri dari tenaga pendidik di PPPPTK Seni dan Budaya sebanyak 550 orang, tenaga pendidik di wilayah Ngaglik 170 orang, tokoh agama sejumlah 560 orang dan beberapa masyarakat sekitar.

"Kami menargetkan bisa rampung pada minggu ini. Setelah itu vaksinasi dosis kedua direncanakan akan diselesaikan pada Mei. Ini gelombang terakhir untuk tenaga pendidik, tergetnya minggu ini selesai. Untuk vaksin kedua akan dilaksanakan 28 hari kemudian," katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang turut hadir memantau jalannya kegiatan vaksinasi tersebut mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Sleman ini.

Menurut dia, vaksinasi, khususnya bagi tenaga pendidik merupakan hal yang sangat penting. Sebab, saat kegiatan belajar mengajar tatap muka dibuka pada Juli 2021 diharapkan para tenaga pendidik telah divaksin seluruhnya.

"Bagi tenaga pendidik yang merasa belum divaksin, silahkan secepatnya koordinasi," katanya.

Kustini juga mengimbau bagi masyarakat yang telah divaksin untuk tetap mentaati protokol kesehatan yang berlaku.

Hal ini menurutnya demi menghindari munculnya klaster baru di Kabupaten Sleman sebagaimana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis pertama gelombang terakhir untuk tenaga pendidik yang dipusatkan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik. Foto Antara/HO-Humas Pemkab Sleman
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar