Bantul menjamin stok beras mencukupi kebutuhan masyarakat

id Stok beras

Bantul menjamin stok beras mencukupi kebutuhan masyarakat

Pedagang beras dan kebutuhan pokok di salah satu pasar tradisional wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin stok bahan pokok penting terutama beras di pasar menjelang Idul Fitri 1442 melimpah, sehingga dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Ketersediaan kebutuhan pokok beras, bulan April kemarin alhamdulillah Bantul panen raya padi, sehingga kami prediksi dua bulan ke depan stok beras sangat mencukupi," kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanto di sela rapat Forkompinda Bantul tentang Persiapan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Bantul, Selasa.

Berdasarkan pantauan ketersediaan bahan pokok penting di lima pasar tradisional besar wilayah Bantul, persediaan beras Bantul mencapai sekitar 23 ton sampai dengan akhir April 2021.

Selain beras, kata dia, sejumlah kebutuhan pokok lainnya persediaan di pasar juga mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga tidak perlu dikhawatirkan konsumen kesulitan mendapatkan bahan pangan untuk kebutuhan Lebaran 2021.

"Gula pasir stoknya ada 3,6 ton, minyak goreng 1.578 liter, dan tepung terigu 3,3 ton, untuk empat komoditas ini cukup. Sementara bahan pokok lainnya mudah-mudahan jelang Lebaran sangat cukup, terutama untuk ketersediaan daging ayam ras di pasar sampai akhir April ada 3.040 kilogram," katanya.

Terkait dengan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran, dia mengatakan, untuk tepung terigu kemasan dalam dua pekan dari minggu ketiga sampai keempat April stabil pada kisaran Rp9.300 per kilogram, kemudian daging sapi has atau murni tanpa lemak stabil tinggi pada kisaran Rp122 ribu per kilogram.

"Kemudian kebutuhan pokok yang menyangkut sayur mayur utamanya cabai rawit ada kenaikan signifikan dari minggu ke tiga April sebesar Rp35.200 per kilogram saat ini mencapai angka Rp42.900 per kilogram, ada kenaikan sekitar 22 persen," katanya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengharapkan dinas terkait untuk selalu memantau pergerakan harga dan persediaan kebutuhan pokok pangan untuk memastikan ketercukupan, apalagi menjelang Lebaran hingga hari raya permintaan cenderung naik.

"Terkait ketersediaan sembako, kepada dinas terkait untuk terus memantau ketersediaan bahan pokok keperluan masyarakat termasuk pencegahan penanganan COVID-19 di tempat perbelanjaan," kata dia.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar