Tenaga ahli pendamping Satgas COVID-19 Pusat mengunjungi Sleman

id Staf ahli Satgas ,Satgas COVID-19 pusat ,Bupati Sleman Kustini ,COVID-19 Sleman ,Kabupaten Sleman ,Posko PPKM Sleman

Tenaga ahli pendamping Satgas COVID-19 Pusat mengunjungi Sleman

Tenaga Ahli Pendamping Satgas COVID-19 Pusat melakukan kunjungan di Posko Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Tenaga Ahli Pendamping Satgas COVID-19 Pusat melakukan kunjungan di Posko Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM), Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu.

Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo.

Kolonel Tjatur Pudji selaku Tenaga Ahli Pendamping Satgas COVID-19 Pusat mengatakan kunjungan kerja tersebut untuk memantau kesiapan Posko PPKM di Kabupaten Sleman terutama menjelang Lebaran.

"Posko PPKM Kabupaten Sleman yang kami lihat sangat representatif dan penggunaan teknologi dalam penaganan COVID-19," katanya.

Menurut dia, saat ini pemerintah pusat mengirimkan banyak tim di seluruh Jawa dan Bali. Hal ini dikarenakan Jawa dan Bali sudah mewakili 70 persen kasus COVID-19 di Indonesia karena interaksi yang sangat tinggi.

"Kami ke sini inigin meliha Posko PPKM apakah sudah menjalankan empat fungsi utama yaitu pencegahan, penanganan , pembinaan dan dukungan sampai ujung tombaknya di kalurahan," katanya.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa Pemkab Sleman sudah melakukan antisipasi COVID-19 sejak awal masuknya di Indonesia pada awal tahun 2020.

"Kami sejak awal sudah siap dengan membentuk Satgas COVID-19 tingkat kalurahan untuk antisipasi penyebaran COVID-19," katanya.

Ia mengatakan, seiring berkembangnya kasus COVID-19, Pemkab Sleman kemudian membentuk Posko PPKM hingga tingkat padukuhan yang ada di 86 Kalurahan di Kabupaten Sleman.

"Dalam rangka mengurangi penyebaran COVID-19, Pemkab Sleman juga telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran Tahun 2021 bagi ASN yang berlaku mulai 6-17 Mei 2021," katanya.

Kustini mengatakan, kebijakan tersebut tertuang dalam surat Edaran Nomor 440/40120, tanggal 27 April 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman Dalam Masa Pandemi COVID-19.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar