Objek wisata Parangtritis dikunjungi 30.910 orang selama libur Lebaran

id Pantai Parangtritis

Objek wisata Parangtritis dikunjungi 30.910 orang selama libur Lebaran

Objek wisata Pantai Parangtritis, Bantul, DIY. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Objek wisata kawasan Pantai Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dikunjungi sebanyak 30.910 orang selama tiga hari libur Lebaran 2021 sejak Kamis (13/5/2021) hingga Sabtu petang.

Koordinator Tempat Pemungut Retribusi (TPR) Induk Parangtritis Rahmad Ridwanto saat dikonfirmasi di Bantul, Sabtu, mengatakan pengunjung pantai tersebut rinciannya sebanyak 3.100 orang pada Kamis (13/5/2021) dan 9.960 orang pada Jumat (14/5/2021).

"Hari ini H+2 Lebaran (15/5/2021) jumlah pengunjung pantai sampai pukul 18.00 WIB sebanyak 17.850 orang," katanya.

Menurut dia, dari pantauan petugas TPR, pengunjung wisata area Pantai Parangtritis yang menjadi satu dengan Pantai Depok dan kawasan gumuk pasir pantai selatan Bantul selama tiga hari libur Idul Fitri 1442 Hijriah ini, mayoritas wisatawan lokal dari Provinsi DIY.

"Kebanyakan wisatawan dari lingkup DIY, yang dari luar DIY sedikit," kata Rahmad.

Menurut dia, guna mencegah antrean kendaraan wisatawan di gerbang TPR wisata, petugas dioptimalkan dalam memberikan pelayanan retribusi kepada pengunjung dan selama libur Lebaran 2021, pengendalian di TPR dibantu personel dari kepolisian dan TNI.

"Arus wisatawan ramai lancar, tidak ada antrean panjang, jumlah petugas pemungut di TPR sekitar 20-an orang dibantu dari TNI dan Polri," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis mengatakan, terkait kebijakan pariwisata selama Lebaran, Pemkab Bantul tidak mengundang wisatawan, akan tetapi seluruh objek wisata di Bantul telah siap siaga untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Objek-objek wisata yang dikelola pemkab, kelurahan, ataupun kelompok-kelompok masyarakat semua telah menyediakan satgas (satuan tugas) dan juga sarana prasarana yang mewadahi untuk pelaksanaan protokol kesehatan," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar