Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah 79 orang

id Covid bantul

Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah 79 orang

Tenaga kesehatan Dinkes Bantul khusus penanganan kasus COVID-19. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 79 orang, sehingga total kasus pulih hingga hari Sabtu (15/5) menjadi 11.928 orang.

Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Sabtu, menyatakan pasien sembuh tersebut rinciannya dari Kecamatan Pleret 20 orang, disusul Pundong 12 orang, kemudian Sewon juga 12 orang, serta dari Banguntapan tujuh orang.

Selanjutnya dari Piyungan enam orang, dan dari Kretek, Jetis, dan Imogiri masing-masing empat orang, sisanya dari Sanden, Bambanglipuro, dan Bantul masing-masing dua orang, serta dari Srandakan, Pandak, Kasihan, dan Sedayu masing-masing satu orang.

Meski demikian dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 71 orang dari Kecamatan Pleret 14 orang, Imogiri 10 orang, Sedayu 10 orang, Banguntapan delapan orang, Kretek tujuh orang, dan Jetis tujuh orang, serta Sewon enam orang.

Kemudian dari Kasihan tiga orang, serta dari Sanden, Pandak, dan Bantul masing-masing dua orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul secara akumulasi berjumlah 13.058 orang.

Sedangkan untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia pada hari ini tercacat satu orang dari Kecamatan Sewon, sehingga total kasus kematian di Bantul hingga saat ini berjumlah 336 orang.

Dengan perkembangan kasus harian tersebut, maka data pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan tenaga kesehatan di sejumlah rumah sakit rujukan per hari Sabtu (15/5) berjumlah 794 orang.

Ketua Satgas COVID-19 Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat untuk bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar