Sebanyak 70.955 wisatawan kunjungi destinasi Bantul selama libur Lebaran

id Wisatawan pantai

Sebanyak 70.955 wisatawan kunjungi destinasi Bantul selama libur Lebaran

Wisatawan kunjungi objek wisata Pantai Parangtritis, salah satu destinasi wisata andalan di Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Sebanyak 70.955 wisatawan telah mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama libur hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

"Data kunjungan wisatawan selama Lebaran dari tanggal 13 sampai 16 Mei, totalnya sebanyak 70.955 orang dengan pendapatan retribusi sebesar Rp688,7 juta," kata Staf Bidang Pemasaran Seksi Promosi dan Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Aji saat dihubungi, Senin.

Data kunjungan wisatawan tersebut meliputi sebanyak 3.565 orang berkunjung pada hari pertama Lebaran atau Kamis (13/5) dengan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp34,4 juta, kemudian sebanyak 12.880 orang pada Jumat (14/5) dengan pendapatan Rp125 juta.

Selanjutnya sebanyak 24.898 wisatawan pada Sabtu (15/5) dengan penerimaan retribusi sebesar Rp241,78 juta, dan sebanyak 29.612 orang berkunjung pada Minggu (16/5) dengan pendapatan Rp287,5 juta.

Sejumlah destinasi Bantul yang menjadi tujuan wisatawan selama libur Lebaran diantaranya kawasan Pantai Parangtritis, Pantai Goa Cemara, Pantai Kuwaru dan Pantai Baru, serta objek wisata Goa Cerme dan Goa Selarong.

"Dari total kunjungan wisatawan tersebut, sekitar 70 persen mengunjungi kawasan wisata Pantai Parangtritis," katanya.

Dia mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan selama empat hari libur Lebaran tersebut jika dibandingkan dengan data selama empat hari sebelum puasa yang sebanyak 40.486 orang, mengalami kenaikan sebesar 75 persen.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Bantul Helmi Jamharis mengatakan, terkait kebijakan pariwisata selama Lebaran, Pemkab Bantul tidak mengundang wisatawan, tetapi seluruh objek wisata Bantul telah siap siaga untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Objek-objek wisata yang dikelola pemkab, kelurahan, ataupun kelompok-kelompok masyarakat semua telah menyediakan Satgas (Satuan Tugas) dan juga sarana prasarana yang mewadahi untuk pelaksanaan protokol kesehatan," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar