Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah 80 orang

id Tes usap COVID-19,Pasien COVID-19

Pasien COVID-19 sembuh di Bantul bertambah 80 orang

Tes usap COVID-19 oleh tenaga kesehatan Dinkes Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 80 orang, sehingga total  menjadi 12.123 orang.

Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Selasa menyebutkan pasien sembuh itu berasal dari Kecamatan Dlingo 15 orang, Kecamatan Imogiri 13 orang, Kecamatan Banguntapan 11 orang, dan Kecamatan Pandak juga 11 orang.

Selanjutnya dari Pleret delapan orang, Sewon tujuh orang, Jetis lima orang, sisanya dari Kretek dua orang, Pajangan dua orang, serta dari Srandakan, Sanden, Pundong, Bantul, Piyungan, dan Kasihan masing-masing satu orang.

Meskipun demikian, dalam periode yang sama terdapat tambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 67 orang, yakni dari Kecamatan Jetis 19 orang, Bambanglipuro sembilan orang, Banguntapan tujuh orang, dan Pandak, Sewon, dan Kasihan masing-masing lima orang, serta dari Bantul empat orang.

Sisanya dari Sedayu tiga orang, kemudian dari Srandakan, Imogiri, dan Piyungan masing-masing dua orang, serta dari Kretek, Pundong, Pajangan, dan Pleret masing-masing satu orang, dengan demikian total kasus positif COVID-19 di Bantul berjumlah 13.230 orang.

Untuk kasus positif COVID-19 yang meninggal dunia pada Selasa (18/5) ini tercacat satu orang dari Kecamatan Pleret, sehingga total kasus kematian di Bantul sampai saat ini berjumlah 342 orang.

Dengan perkembangan kasus harian tersebut, maka data pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan dokter di sejumlah rumah sakit rujukan per Selasa (18/5) berjumlah 765 orang.

"Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," kata Ketua Satgas COVID-19 Bantul Abdul Halim Muslih.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar