1 juta dosis vaksin COVID-19 J&J tiba minggu ini di Korsel

id Korea selatan,1 juta dosis vaksin virus corona,Vaksin j&j,COVID-19

1 juta dosis vaksin COVID-19 J&J tiba minggu ini di Korsel

Seorang perawat ikut serta dalam latihan simulasi vaksinasi penyakit virus corona (COVID-19) di pusat vaksinasi COVID-19 di Seoul, Korea Selatan, Selasa (9/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji/Pool/HP/sa.

Seoul (ANTARA) - Perdana Menteri Korea Selatan Kim Boo-kyum, Minggu, mengatakan satu juta dosis vaksin virus corona buatan Johnson & Johnson (J&J) akan tiba pekan ini, termasuk untuk 550.000 tentara, setelah Amerika Serikat hampir menggandakan janji sebelumnya.

Presiden AS Joe Biden, pada pertemuan pertamanya dengan Presiden Moon Jae-in awal bulan ini, berjanji akan memasok dosis vaksin untuk 550.000 tentara Korea Selatan. Keduanya sepakat untuk menjalin kemitraan vaksin untuk meningkatkan pasokan regional dan global.

Kim mengatakan pengiriman vaksin J&J telah berlipat ganda sejak pertemuan kedua pemimpin itu dan akan tiba minggu ini.

Kim berterima kasih kepada pemerintah Biden karena menunjukkan komitmennya pada aliansi bilateral.

"Kami berencana memberikan vaksin pada personel yang berhubungan dengan militer, termasuk pasukan cadangan dan korps pertahanan sipil, setelah menerbangkan vaksin langsung dari Amerika Serikat menggunakan pesawat militer," kata Kim dalam pertemuan antarlembaga.

Sekitar 10 juta penduduk Amerika, termasuk tentara, telah menerima vaksin J&J dan dosis yang masuk akan segera dapat digunakan pada saat kedatangan, katanya.

Komando pasukan AS untuk Korea sebelumnya telah menawarkan pemberian 13.000 dosis vaksin menjelang pertemuan puncak Biden-Moon itu.

Keterbatasan global dan penundaan pengiriman telah menimbulkan ketidakpastian dalam peluncuran vaksin Korea Selatan dan memperdalam keraguan publik terhadap target Korea Selatan untuk mencapai kekebalan kawanan pada November.

Kementerian keamanan makanan dan obat Korea Selatan memberikan persetujuan akhir untuk produk J&J pada  April, setelah menandatangani kesepakatan untuk mengimpor vaksin bagi enam juta orang, meskipun tanggal pengirimannya belum ditentukan.

Hingga Sabtu, sekitar 5,4 juta dari 52 juta penduduk negara itu telah menerima setidaknya dosis pertama sejak vaksinasi dimulai pada akhir Februari, menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.

Badan tersebut melaporkan 480 kasus COVID-19 baru, sehingga total menjadi 139.910 dengan 1.957 kematian.

Sumber : Reuters

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar