Asita DIY akan undang pelaku wisata berbagai daerah promosikan Yogyakarta

id Asita DIY,PHRI DIY,Yogyakarta,Promosi wisata,DIY

Asita DIY akan undang pelaku wisata berbagai daerah promosikan Yogyakarta

Konferensi pers penyelenggaraan "Jogja Bisnis Day" dan "Asita Jogja Travel Fair" 17-20 Juni 2021 di Yogyakarta, Kamis. (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)

Kami sudah mendatangkan 'seller' (penjual paket wisata) dari luar Yogyakarta. Tentunya 'seller' ini terdiri dari destinasi wisata, dinas pariwisata dari luar Pulau Jawa, hotel dari luar dan dalam Yogyakarta,
Yogyakarta (ANTARA) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengundang puluhan pelaku bisnis pariwisata dari berbagai daerah di dalam maupun luar Pulau Jawa sebagai strategi mendongkrak bisnis dan promosi pariwisata di DIY.

Puluhan pelaku bisnis pariwisata itu akan berkumpul dalam kegiatan Jogja Bisnis Day pada 17 Juni 2021 di Grand Rohan Hotel Yogyakarta dan Asita Jogja Travel Fair pada 18-20 Juni 2021 di Sleman City Hall.

"Kami sudah mendatangkan 'seller' (penjual paket wisata) dari luar Yogyakarta. Tentunya 'seller' ini terdiri dari destinasi wisata, dinas pariwisata dari luar Pulau Jawa, hotel dari luar dan dalam Yogyakarta," kata Wakil Ketua Bidang Pengembangan Produk Asita DIY Andri Supriatna Sasmita di Yogyakarta, Kamis.

Baca juga: Bantul syaratkan investasi pariwisata bermitra dengan UMKM

Andri berharap para pengelola hotel, destinasi wisata, termasuk destinasi wisata dari berbagai daerah yang diundang bisa menjadi "penjual" yang nantinya akan mencari wisatawan yang akan berkunjung ke Kota Gudeg.

Selain mengumpulkan penjual, menurut dia, Asita DIY juga mengundang puluhan agen travel sebagai buyer atau pembeli dari berbagai daerah.

"Kami menargetkan 60 agen (travel) dari luar anggota Asita dan 10 agen di luar Asita," kata dia.

Ia berharap melalui kegiatan "Jogja Bisnis Day" dan "Asita Jogja Travel Fair", para agen travel di DIY bisa memiliki pasar ganda (multimarket). Selain menjual produk wisata di Yogyakarta, mereka juga bisa menjual di luar Yogyakarta melalui para pelaku bisnis pariwisata yang diundang.

"Biasanya hanya 'single market' yaitu menjual produk pariwisata di Yogyakarta. Sekarang biar bervariasi, anggota Asita Yogyakarta bisa menjual di luar Yogyakarta," kata dia.

Baca juga: Ketua DPD RI mendukung Pemda DIY gerakkan sektor pariwisata

Melalui pertemuan itu pula, Andri berharap anggota Asita DIY menambah wawasan segmen pasar sebagai acuan memunculkan prouduk yang lebih menarik bagi para pelanggan dari luar Yogyakarta.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY Marlina Handayani mendukung dua hajatan yang bakal digelar Asita DIY di Yogyakarta itu.

Menurutnya, selain memperkuat kemitraan antarpelaku pariwisata di dalam dan luar Yogyakarta, kegiatan itu bisa menjadi terobosan memperluas segmen pasar wisata sehingga mampu mengakselerasi perkonomian di DIY.

"Tetapi tetap harus mewaspadai kondisi kesehatan. Keduanya (akselerasi perkonomian dan kesehatan) harus seimbang," ujar Marlina.
Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar