Kasus COVID-19 di Gunung Kidul bertambah 54 orang

id Gunung Kidul,COVID-19

Kasus COVID-19 di Gunung Kidul bertambah 54 orang

Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty. ANTARA/Sutarmi

Gunung Kidul (ANTARA) - Kasus baru pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 54 orang sehingga total kasus di daerah tersebut selama pandemi menjadi 3.483 kasus.

"Perubahan situasi COVID-19 per 11 Juni 2021 ada konfirmasi positif bertambah 54 kasus baru," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Jumat.

Penambahan kasus baru ini tersebar di Kecamatan Nglipar, Playen, Ngawen, Semanu, Wonosari, Semin, Panggang, Ponjong, Patuk, Saptosari, Tanjungsari dan Rongkap. Lebih dari 30 persen penambahan kasus baru ini berasal dari klaster pondok pesantren di Kacamatan Playen dan klaster hajatan di Kecamatan Panggang.

"Kami masih melakukan pelacakan terhadap kontak erat bagi warga yang berhubungan dengan klaster hajatan dan klaster pondok pesantren sehingga dapat ditekan penyebarannya," kata Dewi.

Selain itu, hari ini ada penambahan angka kematian terkonfirmasi COVID-19 sebanyak empat kasus. Sehingga total kasus COVID-19 di Gunung Kidul berdasarkan data Dinas Kesehatan, sebanyak 3.483 kasus dengan rincian 2.895 sembuh, 424 dalam perawatan, dan 164 meninggal dunia.

"Kami mengimbau kepada masyarakat meningkatkan protokol kesehatan, jangan sampai lengah. Kami minta masyarakat selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," imbaunya.

Mensikapi tinggginya penambahan kasus harian COVID-19 dan munculnya klaster baru di Gunung Kidul, Wakil Ketua II DPRD Gunung Kidul Heri Nugroho mengusulkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menekan kegiatan masyarakat, mulai dari hajatan, rasulan, olahraga tandingan antarwilayah, dan pariwisata diperketat.

"Kebijakan ini demi keselamatan nyawa," katanya.
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar