Jelang akhir semester satu pekerjaan fisik Yogyakarta mencapai 30 persen

id pekerjaan fisik,realisasi,yogyakarta

Jelang akhir semester satu pekerjaan fisik Yogyakarta mencapai 30 persen

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Yogyakarta Kadri Renggono (HO-Humas Pemkot Yogyakarta)

Yogyakarta (ANTARA) - Total realisasi pekerjaan fisik yang sudah direncanakan melalui APBD Kota Yogyakarta pada tahun anggaran 2021 hingga menjelang berakhirnya semester pertama baru tercapai sekitar 20 hingga 30 persen.

"Banyak pekerjaan fisik dengan alokasi anggaran cukup besar baru akan dilaksanakan mulai semester dua sehingga untuk saat ini capaiannya memang masih sedikit," kata Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian Pemerintah Kota Yogyakarta Kadri Renggono di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, sejumlah pekerjaan fisik dengan alokasi anggaran cukup besar dan belum dikerjakan hingga saat ini di antaranya, revitalisasi tahap ketiga pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, revitalisasi pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan, penataan Lapangan Karang serta pekerjaan dengan dana alokasi khusus di Embung Giwangan.

Kadri mengatakan, selain terus menyelesaikan dokumen untuk persiapan lelang, pekerjaan revitalisasi pedestrian Jalan Jenderal Sudirman juga membutuhkan pendekatan sosial karena ada sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang akan terdampak.

Salah satu lokasi yang akan digunakan untuk penempatan kembali PKL adalah di Jalan Sam Ratulangi yang berada tidak jauh dari lokasi awal.

"Kami sedang melakukan komunikasi intensif dengan instansi perbankan yang menempati gedung di samping Jalan Sam Ratulangi untuk memastikan konsep penataan yang akan dilakukan," katanya.

Sedangkan untuk revitalasi pedestrian Jalan KH Ahmad Dahlan diyakini akan lebih mudah dikerjakan karena melanjutkan pekerjaan tahun sebelumnya. "Dokumen lelang juga sudah siap masuk ULP," katanya.

Sedangkan pekerjaan di Embung Giwangan Yogyakarta menggunakan dana alokasi khusus diyakini juga dapat segera direalisasikan karena dokumen lelang untuk pembangunan tempat ibadah, lampu taman, toko souvenir serta tempat sampah akan segera dilelangkan.

Pekerjaan penataan Lapangan Karang sudah masuk lelang dengan alokasi anggaran Rp7,3 miliar.

“Secara keseluruhan, rencana pekerjaan fisik dengan alokasi anggaran yang cukup besar ini masih sesuai dengan tata kala,” katanya.

Sedangkan untuk pekerjaan non fisik, Kadri memastikan sudah bisa terealisasi dengan capaian lebih besar.

Total serapan anggaran hingga akhir Mei diperkirakan mencapai sekitar 40 persen meski masih didominasi belanja pegawai.

"Dibanding tahun lalu, kinerja APBD 2021 lebih baik. Pada tahun lalu, terjadi banyak perubahan alokasi anggaran akibat realokasi dan refocusing untuk penanganan COVID-19. Sedangkan untuk tahun ini, perencanaan anggaran bisa dilakukan lebih baik," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar