Dinkes DIY minta masyarakat kurangi ajak anak ke luar rumah hindari COVID-19

id Dinkes DIY,Covid-19,Anak-anak

Dinkes DIY minta masyarakat kurangi ajak anak ke luar rumah hindari COVID-19

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie (ANTARA FOTO/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau agar orang tua mulai selektif serta mengurangi mengajak anak-anak bepergian ke luar rumah karena mereka lebih rentan terpapar COVID-19.

"Anak-anak sangat rentan sekali," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie, saat konferensi pers secara virtual yang dipantau di Yogyakarta, Jumat.

Menurut Pembajun, angka konfirmasi positif pada anak-anak di DIY terbilang cukup tinggi. Berdasarkan rentang usia 0 sampai 10 tahun mengacu data terakhir tercatat sebanyak 3.227 anak di DIY yang terpapar COVID-19.

Mengingat tingginya angka penularan pada anak, bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menerbitkan surat edaran yang isinya merekomendasikan anak-anak tidak keluar rumah.

"Anak-anak tidak boleh keluar, apalagi pada saat seperti ini, di tengah kondisi penularan di DIY yang tinggi sekali," kata dia.

Menurut Pembajun, masih banyak orang tua yang abai dengan kesehatan anak-anaknya. Tidak sedikit yang mengajak anak-anak mereka ke luar rumah tanpa memakai masker.

"Anak-anak masih banyak diajak ke sana ke mari. Kami masih lihat, yang divaksin bapak ibunya, anaknya diajak tidak pakai masker lagi," kata dia.

Oleh sebab itu, Pembajun menegaskan bahwa tempat terbaik bagi anak untuk saat ini adalah berada di rumah saja.

"Tempat paling aman untuk anak-anak ya di rumahnya, untuk protokol kesehatan yang baik," kata dia.

Pada Kamis (24/6), kasus konfirmasi COVID-19 di DIY bertambah 791, sehingga secara kumulatif mencapai 55.463 pasien. Sementara kasus sembuh bertambah 258 menjadi 46.644 orang dan meninggal bertambah 11 sehingga total kasus meninggal mencapai 1.422 orang.
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar