Vaksinasi COVID-19 bagi pedagang pasar rakyat di Bantul sasar 1.555 orang

id Vaksin pedagang

Vaksinasi COVID-19 bagi pedagang pasar rakyat di Bantul sasar 1.555 orang

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pedagang pasar rakyat, Selasa (13/7/2021) (Foto Humas Protokol Bantul)

Bantul (ANTARA) - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi pedagang di pasar rakyat Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang difasilitasi pemerintah daerah setempat hingga hari ini telah menyasar ke sebanyak 1.555 orang.

"Iya, sampai hari ini vaksinasi COVID-19 sudah dilaksanakan di tujuh pasar, total pedagang yang terdaftar menerima vaksin ada sekitar 7.000 orang," kata Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna Dwi Susanto dikonfirmasi usai memantau pelaksanaan vaksinasi di Pasar Pleret Bantul, Selasa.

Dia menyebutkan, 1.555 pedagang pasar yang sudah tervaksin itu rinciannya dari Pasar Bantul 612 orang, Pasar Pijenan dan Pasar Hewan Pandak 232 orang, Pasar Jejeran dan Pasar Pleret sejumlah 486 orang, dan Pasar Sorobayan 84 orang, serta Pasar Jodog 141 orang.

Dia menargetkan, pedagang yang terdaftar berjumlah 7.000 orang tersebar di 30an pasar rakyat se-Bantul dapat tervaksin pada tahun ini, sehingga untuk pasar-pasar lainnya menyusul, menyesuaikan dengan sumber daya manusia (SDM) dan lingkungan pasar.

"Untuk Pasar Imogiri nantinya juga akan kami laksanakan vaksinasi selama tiga hari karena banyaknya pedagang yang ikut vaksinasi. Ini vaksin untuk pedagang pasar 'jalan terus' sampai tanggal 28 Juli," katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai tinjauan mengatakan, untuk mempermudah masyarakat mengikuti vaksinasi, Pemkab Bantul telah meluncurkan aplikasi pendaftaran vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Bantul berbasis website yaitu www.ikutvaksin.bantulkab.go.id.

"Jadi pendaftaran secara offline dan online ini kita lakukan untuk mengakselerasi atau mempercepat capaian vaksinasi, dari sekitar 700.000 sasaran vaksin kita sudah mencapai kira-kira 30 persen," kata Bupati Bantul.

Dengan demikian, lanjut Bupati, tahun ini ditargetkan semua sasaran selesai tervaksin termasuk anak-anak usia 12 tahun ke atas, apalagi anak-anak sudah bisa mendaftarkan secara daring melalui aplikasi yang sudah diluncurkan Pemkab Bantul tersebut.

"Aplikasi ini adalah salah satu wujud komitmen kita bersama dalam menyediakan akses yang luas terhadap vaksin bagi seluruh masyarakat Bantul. Saya harap aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang pada akhirnya dapat menciptakan kekebalan komunal," katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021