Bulog DIY salurkan beras 10 kilogram untuk 95.371 KPG Gunung Kidul

id bantuan beras,Bulog DIY,Gunung Kidul,KPM,PKH

Bulog DIY salurkan beras 10 kilogram untuk 95.371 KPG Gunung Kidul

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gunung Kidul meninjau stok beras di Gudang Bulog Logendeng. (Foto ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunung Kidul)

Beras bantuan ini dengan kualitas medium yang layak dan baru, sementara untuk stok mencapai 40 ribu ton yang mampu mensuplai hingga empat sampai lima bulan ke depan.

Gunung Kidul (ANTARA) - Perusahaan Umum (Perum) Bulog Divisi Regional Daerah Istimewa Yogyakarta menyalurkan bantuan beras 10 kilogram kepada 95.371 keluarga penerima manfaat di Kabupaten Gunung Kidul dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat 3-20 Juli ini.

Pimpinan Perum Bulog Divre DIY Johaeni di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan secara keseluruhan, jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) di DIY yang menerima bantuan beras 10 kilogram sebanyak 331.837 KK, di Gunung Kidul sendiri sebanyak 95.371 KK.

"Beras bantuan ini dengan kualitas medium yang layak dan baru, sementara untuk stok mencapai 40 ribu ton yang mampu mensuplai hingga empat sampai lima bulan ke depan," kata Johaeni pada saat peluncuran pendistribusian beras untuk KPM program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST) 2021 di Gunung Kidul.

Baca juga: Gunung Kidul tambah dana pengadaan sembako pasien jalani isoman

Ia mengatakan stok persediaan lain seperti gula, minyak daging juga masih mencukupi, dilihat dari stok beras yang ada di Bulog Logandeng, dirinya memastikan masih sangat mencukupi, apalagi di Agustus nanti juga akan kembali menambah stok. Hal ini dilakukan juga untuk membantu petani agar harga tetap stabil.

"Harapannya dengan bantuan ini dapat bermanfaat kepada KPM karena memang sangat dibutuhkan. Untuk pemenuhan stok umunya diambil dari petani langsung dari wilayah Bantul, Kulon Progo dan Gunung Kidul sendiri," katanya.

Kepala Dinsos DIY Endah Pamintarsih mengatakan bantuan ini merupakan progam reguler PKH di masa pemberlakuan PPKM darurat. Serta untuk memperpanjang penerimaan pemerintah memberikan bantuan tunai selama dua bulan langsung senilai Rp600 ribu atau Rp300 ribu per bulan dan beras 10 kilogram.

"Harapannya, program pemerintah ini dapat bermanfaat dan dapat diterima oleh semua KPM," katanya.

Baca juga: Gunung Kidul meluncurkan Gerbang Pak Probo pasarkan produk IKM

Sementara itu, Bupati Gunung Kidul Sunaryanta mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat dengan program Kemensos bantuan- bantuan sangat bermanfaat, mengingat saat ini banyak terdampak COVID-19.

"Setiap hari banyak pengangguran, dampak tidak hanya dirasakan masyarakat Indonesia, tetapi dunia termasuk seperti yang terjadi di Gunung Kidul," katanya.

 

Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021