Dinkes: RS Lapangan COVID-19 Bantul belum pernah mengalami darurat oksigen

id RS Lapangan COVID-19

Dinkes: RS Lapangan COVID-19 Bantul belum pernah mengalami darurat oksigen

Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul di Bambanglipuro, Bantul, DIY. (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyebut bahwa Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 Bantul belum pernah mengalami darurat oksigen meskipun pasien yang membutuhkan oksigen meningkat menyusul lonjakan kasus terpapar virus corona.

"Terkait dengan oksigen, Alhamdulillah sampai hari ini rumah sakit lapangan belum pernah terjadi darurat oksigen, semua bisa tertangani meskipun memang kadang-kadang harus berupaya keras," kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, pihaknya selalu berupaya memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit agar pasien yang perlu dukungan oksigen dapat tertangani dengan baik, bahkan akan berupaya membantu rumah sakit rujukan COVID-19 lain yang mengalami keterbatasan.

"Kadang-kadang kita agak 'deg-deg'-an, tapi selama ini oksigen tidak pernah terlambat, bahkan kita juga seringkali ada stok yang kemudian bisa 'back up' rumah sakit-rumah sakit lain di sekitar kita yang pada saatnya krisis oksigen," katanya.

Dia menambahkan, seperti yang baru saja didapat RS Lapangan COVID-19 yaitu menerima pasokan oksigen sebanyak 30 tabung dari salah satu pabrik produksi oksigen medis di Yogyakarta.

"Sehingga stok oksigen kita cukup, aman dan Tim dari rumah sakit lapangan militan untuk setiap saat mencari oksigen di tempat yang tersedia," katanya.

RS Lapangan COVID-19 yang dibangun Pemkab Bantul di gedung bekas Puskesmas Bambanglipuro sejak awal-awal pandemi masuk Bantul tersebut memiliki kapasitas 50 tempat tidur untuk isolasi pasien konfirmasi positif, dan ruang-ruang isolasi bertekanan negatif.

"Kebutuhan oksigen rata-rata di RS lapangan sekitar 30 sampai 40 tabung per hari, tetapi kita secara militan terus-menerus menyiapkan untuk oksigen bagaimana caranya supaya oksigen ada tersedia di sini," kata Direktur RS Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bantul Tarsisius Glory.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar