PSIM harap PSSI dan PT LIB bisa beri kepastian kompetisi Liga 2

id PSIM,Liga 2,PSSI,PT LIB,Farabi Firdausy

PSIM harap PSSI dan PT LIB bisa beri kepastian kompetisi Liga 2

Ilustrasi Logo klub sepak bola PSIM (ANTARA/Juns)

Jakarta (ANTARA) - Plt. Manajer PSIM Yogyakarta Farabi Firdausy berharap PSSI dan PT LIB bisa segera memberi kepastian soal pelaksanaan kompetisi Liga 2 yang saat ini mengalami penundaan.

Menurut Farabi banyak pihak mengharapkan kompetisi bisa kembali berjalan yang tentunya menerapkan protokol kesehatan yang sudah dirancang.

“Yang paling penting saat ini untuk semua klub adalah kepastian dari PSSI mau pun PT Liga Indonesia Baru terkait pelaksanaan kompetisi Liga 2. Semua berharap kompetisi kembali berjalan, dan tentunya menerapkan protokol kesehatan seperti yang sudah dirancang,” jelas Farabi dikutip dari situs resmi klub, Sabtu.

Selanjutnya Farabi mengatakan, PSIM telah berencana kembali mengumpulkan pemain pada bulan Agustus mendatang dengan harapan kompetisi Liga 2 akan digelar pada September.

“Manajemen yakin bahwa pemain tetap menjaga kondisi mereka selama tim diliburkan pada Juli, dan berharap semua kembali dalam keadan baik dan siap latihan Agustus nanti,” ungkap Farabi.

Dirinya lanjut mengatakan jika saat ini pemain PSIM sedang diliburkan dan mendapatkan penyesuaian gaji karena ditundanya kompetisi Liga 2.

Penyesuai gaji ini diterapkan pada bulan Juli dan merupakan kesepakatan antara manajemen dan anggota tim karena ditundanya kompetisi.

“Segala keputusan ini sudah melalui negosiasi dengan pemain dan pelatih, juga tercantum dalam kontrak yang sudah diterima pemain. Penyesuaian ini dilakukan karena kompetisi mengalami penundaan, dan hal tersebut sudah tertuang di dalam kontrak pemain dan pelatih,” ucap Farabi.

Skuad PSIM sudah diliburkan sejak dimulainya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada tanggal 3 Juli lalu.

Pemerintah menerapkan PPKM Jawa dan Bali ini dengan harapan bisa menekan naiknya kasus COVID-19 di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
 
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021