Pembangunan mini stadion Lapangan Karang Yogyakarta tuntas pada akhir 2021

id lapangan karang,yogyakarta,revitalisasi, mini stadion

Pembangunan mini stadion Lapangan Karang Yogyakarta tuntas pada akhir 2021

Dokumentasi - Kondisi Lapangan Karang Yogyakarta sebelum direvitalisasi (21/4/21). (Eka AR)

Yogyakarta (ANTARA) - Pekerjaan fisik revitalisasi Lapangan Karang yang berada di Kecamatan Kotagede Yogyakarta menjadi mini stadion sudah dimulai sejak pekan lalu dan ditargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada akhir 2021.

“Sesuai kontrak, pekerjaan fisik revitalisasi harus sudah selesai dalam waktu 150 hari kerja atau akhir tahun ini,” kata Kepala Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Fakhrul Nur Cahyanto di Yogyakarta, Kamis.

Saat ini, lanjut dia, pekerjaan fisik yang dilakukan adalah melakukan penggalian untuk membangun pondasi pagar dan tribun di sisi barat lapangan, serta kios untuk pedagang.

Pekan depan, pekejaan akan dilakukan untuk persiapan membangun drainase di lapangan yang ditujukan agar lapangan tidak menggenang saat hujan deras.

“Pekerjaan akan dilanjutkan dengan penanaman rumput. Rumput membutuhkan waktu empat hingga lima bulan agar tumbuh dengan sempurna dan menutup seluruh area lapangan,” katanya.

Secara umum, lanjut Fakhrul, konsep revitalisasi Lapangan Karang adalah menjadikan lapangan tersebut sebagai mini stadion dengan ukuran panjang lapangan 90 meter dan lebar 55 meter dan dilengkapi tribun penonton.

“Tribun yang kami siapkan memiliki kapasitas 150 hingga 180 orang dan bisa dimaksimalkan hingga lebih dari 200 penonton apabila memungkinkan dan tidak terhalang aturan protokol kesehatan khususnya jaga jarak,” katanya.

Di bawah tribun, akan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas standar yang ditemui di lapangan olahraga yaitu toilet, ruang ganti atlet, dan ruang untuk official.

“Nantinya, Lapangan Karang ini akan dikelola oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta,” katanya.

Selain dilengkapi fasilitas standar sebuah stadion, DPUPKP Kota Yogyakarta juga membangun sejumlah kios untuk memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di lapangan tersebut.

Seluruh kios akan berada di luar area lapangan yang nantinya akan dibatasi oleh pagar. Pembangunan kios dilakukan bertahap karena selama pekerjaan fisik dilakukan, PKL masih diizinkan berjualan.

“Di luar area lapangan juga akan dilengkapi dengan jogging track. Peralatan olahraga yang selama ini berada di sisi selatan lapangan juga tetap akan dipertahankan. Hanya dilakukan penataan saja supaya lebih rapi,” katanya.

Revitalisasi fisik Lapangan Karang sepenuhnya dibiayai menggunakan APBD Kota Yogyakarta 2021 dengan anggaran sekitar Rp6 miliar.

“Jika memungkinkan dari sisi anggaran, maka lapangan ini juga akan dilengkapi dengan lampu sorot sehingga bisa menggelar pertandingan pada malam hari,” katanya.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2022