Bupati Sleman meminta toko modern pajang dan pasarkan produk UMKM

id Bupati Sleman Kustini ,Produk UMKM Sleman ,Toko modern ,Kabupaten Sleman ,Sleman ,UMKM Sleman

Bupati Sleman meminta toko modern pajang dan pasarkan produk UMKM

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Foto ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo telah bertemu dengan direktur salah satu toko modern dan memintanya untuk  memajang dan memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah itu.

"Kemarin saya minta setiap toko modern (Indomart) bisa ada tempat untuk produk UMKM Sleman. Dan mendapatkan respons yang baik," kata Kustini saat penyerahan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Cepit, Prambanan, Kamis.

Menurut dia, konsep yang diterapkan yakni, semisal toko di Moyudan, produk UMKM yang dipajang merupakan produk UMKM yang ada di Moyudan.

"Kami meminta setiap Indomart yang ada di Sleman menyediakan tempat untuk memajang produk-produk UMKM yang ada di wilayah setempat," katanya.

Ia mengatakan, keberadaan toko modern di Sleman bisa ditemukan hampir di setiap wilayah. Data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman menyebutkan, terdapat 460 toko modern.

"Dari jumlah tersebut, belum semua toko mau mengakomodir produk-produk UMKM. Belum lagi di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, praktis metode penjualan produk UMKM menjadi terbatas," katanya.

Kustini mengatakan, pihaknya mendorong toko modern bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk memajukan daerah dan masyarakat. Apalagi di dalam Perda No.14 tahun 2019 sudah disebutkan jelas bahwa toko modern harus mengakomodir produk UMKM.

"Toko modern di Sleman itu kan ada banyak. Bisa untuk memperluas promosi dan pemasaran produk UMKM kita. Jadi ini sekaligus saya ingatkan bahwa di perda kita sudah mengatur mengenai itu," katanya.

Ia menegaskan bahwa produk UMKM yang dimasukkan dalam toko modern harus sesuai dengan standar. Pemkab Sleman akan tetap mengawasi sebagai upaya kendali kualitas dalam peningkatan mutu produk sehingga mampu berkelanjutan dan bersaing di pasaran

Kustini juga meminta seluruh panewu (camat) di Sleman untuk mulai mendata toko modern yang ada di wilayah masing-masing. Sekaligus mengecek apakah toko modern tersebut sudah mengakomodir produk-produk UMKM.

"Saya minta panewu untuk aktif dalam hal ini. Lakukan pendataan dan monitoring toko modern yang ada. Kalau belum ada (produk UMKM, lakukan koordinasi dengan pemilik usaha itu bagaimana caranya produk UMKM kita bisa masuk," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021