Pemkab Sleman menggelar sosialisasi kesehatan mental keluarga di masa pandemi

id PKK Sleman ,PKK DIY ,Bupati Sleman ,Sosialisasi kesehatan mental ,Kabupaten Sleman ,Sleman

Pemkab Sleman menggelar sosialisasi kesehatan mental keluarga di masa pandemi

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka kegiatan sosialisasi kesehatan mental keluarga di masa pandemi COVID-19, Jumat 17 September 2021. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman)

Sleman, DIY (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyelenggarakan sosialisasi penguatan kesehatan mental spiritual, keluarga sadar gender, dan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi di Aula Setda Sleman, Jumat.

Kegiatan yang diinisiasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman tersebut dihadiri oleh perwakilan Pengurus TP PKK Kelurahan, dan penggerak tim PKK dari Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka sosialisasi tersebut berharap agar pengetahuan yang didapat pada kesempatan tersebut dapat disosialisasikan di lingkungannya masing-masing.

"Ketahanan keluarga sangat dibutuhkan di tengah situasi seperti sekarang ini. Perlu digali berbagai strategi untuk meningkatkan ketahanan keluarga agar terbentuklah keluarga yang tangguh," katanya.

Menurut dia, sosialisasi tersebut memberikan edukasi kepada keluarga agar mampu beradaptasi dan mengatasi pandemi COVID-19.

"Selain itu juga meningkatkan ketahanan psikologis anggota keluarga dengan cara bijak menyikapi informasi, mampu mengelola emosi dan mampu mengembangkan potensi diri maupun anggota keluarga," katanya.

Ketua PKK Sleman R.Ay Sri Hapsari Suprobo Dewi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagi kader tentang penguatan kesehatan mental dan spiritual dan adaptasi kebiasaan baru selama masa pandemi COVID-19 saat ini.

Wakil Ketua 1 Tim Penggerak PKK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) GKBRAy Paku Alam mengapresiasi TP PKK Sleman karena telah mengadakan acara sosialisasi tersebut.

Menurut dia, kegiatan tersebut sangat penting mengingat keadaan pandemi yang tidak menentu mengharuskan kita berkegiatan di rumah.

"Terkhusus para ibu-ibu yang banyak berperan penting dalam aktivitas di rumah yang saat ini hampir semua aktivitas dilakukan di rumah, tentunya menambah pekerjaan rumah untuk para ibu. Dengan adanya sosialisasi ini penting untuk penguatan mental dan spiritual dalam adaptasi kebiasaan baru pada era pandemi covi 19 bagi para ibu rumah tangga," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021