Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 74 orang

id RS COVID-19 Bantul,Bantul

Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 74 orang

Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul di Bambanglipuro, Bantul, DIY. (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Kasus konfirmasi COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari bertambah 74 orang, sehingga total angka kesembuhan menjadi 54.423 orang.

Data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, Selasa, menyebutkan pasien sembuh berasal dari Kecamatan Banguntapan 27 orang, Pandak 16 orang, Imogiri delapan orang, Bantul enam orang, Jetis empat orang, Kasihan tiga orang, Sedayu tiga orang, Piyungan, Sewon, dan Srandakan masing-masing dua orang, serta Kretek satu orang.

Dalam periode yang sama terdapat tambahan kasus konfirmasi COVID-19 sejumlah 28 orang, sehingga total kasus positif di Bantul secara komulatif menjadi 56.435 orang.

Sementara kasus meninggal tercatat satu orang, sehingga totalnya menjadi 1.539 orang. Dengan demikian angka kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi ataupun perawatan per Selasa (21/9) masih 473 orang.

Kasus aktif COVID-19 tersebut berdasarkan domisili tersebar di 17 kecamatan se-Bantul, dengan kasus terbanyak dari Banguntapan 54 orang dan Sewon juga 54 orang, sedangkan jumlah terendah dari Dlingo dua orang dan Piyungan enam orang.

Sementara, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa Kabupaten Bantul saat ini sudah berada pada zona penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, setelah sebelumnya selama beberapa pekan berada dalam PPKM Level 4.

Meski demikian, bupati tetap mengimbau seluruh warga Bantul untuk senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19, walaupun kabupaten itu sudah dinyatakan turun level PPKM, karena kasus penularan masih bisa naik dan bisa turun.

"Dan untuk bisa terhindar dari COVID-19, ada dua perisai, yakni perisai dari luar dan perisai dari dalam. Perisai dari luar, salah satunya adalah dengan selalu menggunakan masker dan perisai dari dalam, salah satunya adalah melakukan vaksinasi," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021