Kejari Kulon Progo selenggarakan vaksinasi COVID-19 massal 2.000 dosis

id vaksinasi massal,Kulon Progo,COVID-19,DIY

Kejari Kulon Progo selenggarakan vaksinasi COVID-19 massal 2.000 dosis

Bupati Kulon Progo Sutedjo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Taman Budaya Kulon Progo, DIY, Minggu (26/9/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo, DIY (ANTARA) - Kejaksaan Negeri Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogkarta (DIY) bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat menyelenggarakan vaksinasi massal kepada pelajar hingga lansia sebanyak 2.000 dosis jenis Sinovac dan Astra Zeneca.

Kepala Kejaksaan Negeri Kulon Progo Kristanti Yuni Purnawanti di Kulon Progo, Minggu, mengatakan bahwa vaksin sebenarnya tidak hanya menjadi tugas pemerintah kabupaten atau gugus tugas, juga tidak hanya menjadi tugas Tentara Negara Indonesia (TNI) atau Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI), tetapi juga menjadi tugas semua masyarakat Indonesia.

"Untuk itu, Kejaksaan Negeri Kulon Progo bersinergi dengan Pemkab Kulon Progo, dan BUMD Kulon Progo, serta seluruh pihak terkait untuk menyelenggarakan vaksinasi masal. Tujuan vaksinasi massal ini dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi di Kulon Progo," katanya.

Ia mengatakan pada saat semua masyarakat sudah tervaksin tentunya ini akan mendukung semua kegiatan pembangunan di Pemkab Kulon Progo. Karena dengan vaksinasi mereka akan mempunyai perlindungan diri, jadi efeknya atau dampaknya tidak akan begitu berat ketika suatu saat beraktifitas dan terpapar COVID-19.

"Sehingga tentunya ini akan mendukung tidak hanya sektor perekonomian saja, tetapi juga semua sektor pembangunan di Kabupaten Kulon Progo akan semakin menggeliat lagi," katanya.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan bahwa target nasional adalah 70 persen dari total penduduk sudah tervaksinasi. Terhitung pada Sabtu, 25 September 2021, di Kulon Progo sudah mencapai 71,48 persen untuk dosis pertama dan 35 persen untuk dosis kedua. Yang artinya target nasional sudah tercapai di Kulon Progo.

Namun demikian, Sutedjo mengatakan bahwa Kulon Progo mentargetkan akhir september untuk bisa mencapai 75 persen untuk dosis pertama dan 40 persen untuk dosis kedua. Maka dari itu, upaya percepatan vaksin di Kulon Progo terus dilakukan.

“Jadi harapan kami nanti akhir September yang dosis satu sudah 75 persen, yang dosis dua itu 40 persen. Sebetulnya masih ada, tinggal empat hari lagi. Mudah-mudahan nanti tercapai. Kalau yang target nasional sebenarnya 70 persen sudah tercapai tapi kita mentargetkan 75 persen," katanya.

Untuk vaksin bagi pelajar di Kulon Progo, Sutedjo menambahkan bahwa untuk pelajar sudah tercapai 95 persen yang tervaksinasi. Dan terkait dengan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), Sutedjo mengatakan bahwa kegiatan PTM masih terus dievalusi.

"Kami mengingatkankan bahwa PTM bukan merupakan keputusan final, PTM tetap dilaksanakan tetapi ada evaluasi secara bertahap," demikian Sutedjo.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021