Pemkab Gunung Kidul diminta melonggarkan aktivitas sektor wisata

id Gunung Kidul,PPKM

Pemkab Gunung Kidul diminta melonggarkan aktivitas sektor wisata

Objek wisata pantai di Kabupaten Gunung Kidul. (ANTARA/Sutarmi)

Gunung Kidul (ANTARA) - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendesak pemerintah kabupaten melonggarkan aktivitas masyarakat, khususnya wisata yang masih ditutup bisa dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Heri Nugroho di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan ada instruksi dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang jugamenjadi Ketua Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi memperbolehkan pelonggaran aktivitas masyarakat.

"Saya dengar sendiri perintah itu, bahwa bupati diminta segera melakukan langkah-langkah memulihkan ekonomi dengan melonggarkan aktivitas masyarakat. Kalau di Gunung Kidul, kami minta pemkab untuk membuka kembali objek wisata secara terbatas," kata Heri.

Perintah itu diberikan saat pertemuan antara Airlangga dan Bupati Gunung Kidul Sunaryanta beberapa hari lalu. Heri menyatakan ikut hadir dalam pertemuan itu.

Saat itu Airlangga menyampaikan bahwa Gunung Kidul sudah tergolong PPKM Level 2. Menurutnya, masih bertahannya wilayah ini di Level 3, termasuk aglomerasi DIY, karena dipengaruhi situasi di Bantul. Di Bantul capaian vaksinasi di sana masih rendah, kalau bisa ditingkatkan maka DIY bisa ke Level 2.

"Di Gunung Kidul seyogyanya juga sudah harus berbenah untuk segera melakukan pemulihan ekonomi, salah satu caranya membuka objek wisata," katanya.

Heri tidak berharap masyarakat turun dan pelaku wisata turun ke jalan, lantaran terlalu lama menunggu kebijakan pemerintah untuk pembukaan objek wisata terbatas. Apalagi ia menyebut ada rencana pengibaran bendera putih yang dilakukan oleh pelaku wisata.

"Pemkab Gunung Kidul harus berani bersikap dan mengambil kebijakan, supaya masyarakat dapat bertahan hidup. Sudah dua tahun, khususnya sejak diberlakukan PPKM Darurat, perekonomian masyarakat Gunung Kidul sangat terpuruk," katanya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunung Kidul Sunyoto mengatakan pihaknya sudah mengirim surat kepada bupati supaya memberikan kelonggaran pada PPKM Level 3. Sampai saat ini, seluruh destinasi wisata masih ditutup, yang menjadi sumber utama pendapatan.

"Untuk itu, kami mendesak bupati segera mengeluarkan kebijakan untuk membuka kembali destinasi wisata. Namun tetap dengan berbagai batasan sesuai aturan pemerintah terkait penerapan PPKM Level 3," katanya.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021