Sarjana harus kuasai teknologi informasi

id UWM,Yogyakarta,Universitas Widya Mataram,Sarajana baru,Teknologi informasi

Sarjana harus kuasai teknologi informasi

Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Edy Suandi Hamid saat memberikan sambutan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-59 UWM di Kampus UWM, Yogyakarta, Sabtu (16/10/2021). (ANTARA/HO-Humas UWM)

Yogyakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Prof Edy Suandi Hamid mendorong setiap lulusan perguruan tinggi mampu beradaptasi dan menguasai perkembangan teknologi informasi di era Revolusi Industri 4.0.

"Sarjana baru harus selalu mengikuti dan mencoba menguasai perkembangan teknologi informasi yang dinamis," katanya saat memberikan sambutan dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana Ke-59 UWM di Kampus UWM di Yogyakarta, Sabtu.

Teknologi yang dikuasai sarjana baru, ujar dia, akan terus berkembang dengan pesat sehingga harus diikuti sesuai kebutuhan dan bidang masing-masing.

Menurut dia, kemampuan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi ciri dunia kerja di era digital.

Tanpa beradaptasi dengan perkembangan teknologi, kata dia, para sarjana baru akan tertinggal dengan perubahan yang terjadi.

"Ini bukan saja menurunkan produktivitas namun bisa membuat kita kehilangan pekerjaan, karena saat ini banyak lapangan kerja berbasis kontrak, sehingga setiap saat bisa terjadi rasionalisasi," ujar Edy.

Mengutip hasil riset dari McKinsey, ia menyebutkan 75-375 juta tenaga kerja beralih profesi atau pekerjaan, sedangkan merujuk data riset Gartner ada 1,8 juta pekerjaan digantikan artificial intelligence (AI).

"Bisa dibayangkan bagi yang tidak gampang beradaptasi karena kurangnya penguasaan teknologi pasti akan terancam, dan potensial menjadi pengangguran sehingga harus siap menambah 'soft skills'," kata dia.
 
Wisuda Sarjana ke-59 Universitas Widya Mataram (UWM) di Yogyakarta, Sabtu. (ANTARA/HO/Humas UWM)



Secara personal, Edy meminta para sarjana baru tetap memperkuat keterampilan yang dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0 sehingga mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dalam situasi seperti ini, mereka harus meningkatkan daya juang, kemampuan literasi, dan kreativitas serta kemauan mengasah ketajaman berpikir, membangun komunikasi dan selalu update informasi.

"Menganggur itu sangat tidak nyaman dan bahkan bisa menjadi bahan olok-olok, bukan saja saat ketemu, mungkin juga sindiran sampai di medsos," ujar Rektor Edy.

Wisuda Sarjana Ke-59 UWM diikuti 93 wisudawan/wisudawati yang terdiri atas 23 orang dari Prodi Manajemen, lima orang dari Prodi Akuntansi, 19 orang dari Prodi Ilmu Hukum, 15 orang dari Prodi Ilmu Administrasi Publik, enam orang dari Prodi Sosiologi, delapan orang dari Prodi Arsitektur, 10 orang dari Prodi Teknik Industri, dan tujuh orang dari Prodi Teknologi Pangan.

Jumlah alumnus UWM hingga hari ini 9.151 orang.

"Prosesi wisuda sarjana ini menandai lahirnya intelektual atau cendekiawan baru dari UWM yang diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun bangsa ini dengan mengimplementasikan ilmunya untuk membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks," kata Edy Suandi Hamid.

 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021