Jubir: DIY nihil angka kematian akibat COVID-19

id Covid,Yogyakarta,Kematian

Jubir: DIY nihil angka kematian akibat COVID-19

Ilustrasi - Petugas medis memeriksa kondisi pasien di ruang isolasi dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). (ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat nol (nihil) angka kematian pasien akibat COVID-19 pada Minggu (17/10), sehingga angka kematian tetap tercatat 5.232 kasus.

"Penambahan kasus meninggal sebanyak nol kasus, sehingga total kasus meninggal tetap 5.232 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Minggu.



Berty menuturkan jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif bertambah 15 orang, sehingga menjadi 155.494 kasus.

Berdasarkan wilayah domisili, 15 pasien positif itu terdiri atas empat kasus asal Kota Yogyakarta, dua kasus asal Kabupaten Bantul, satu kasus asal Kulon Progo, lima kasus asal Sleman, serta tiga kasus dari Gunung Kidul.

Jika mengacu riwayat kasusnya, kata dia, terdiri atas empat kasus periksa mandiri serta 11 kasus hasil penelusuran kontak kasus

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 bertambah 56, sehingga total menjadi 149.677 orang.

Berdasarkan wilayah domisili, 56 pasien sembuh itu terdiri atas 21 kasus asal Kota Yogyakarta, 18 kasus dari Kabupaten Bantul, lima kasus asal Kulon Progo, delapan kasus asal Gunung Kidul, serta empat kasus asal Kabupaten Sleman.



Mengacu data dari rumah sakit rujukan, total suspek COVID-19 di DIY tercatat 87.077 orang.

Total tempat tidur khusus isolasi kritikal di DIY yang tersedia 183 unit, saat ini terpakai 19 unit (BOR 10,38 persen), sedangkan tempat tidur nonkritikal yang tersedia 1.463 unit, telah terpakai 133 unit (BOR 9,09 persen).
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021