Bupati Sleman: Penurunan level PPKM harus dibarengi penguatan disiplin prokes

id Bupati Sleman Kustini ,Penurunan level PPKM ,PPKM Sleman turun,Disiplin prokes ,Kabupaten Sleman ,COVID-19 Sleman ,Slema

Bupati Sleman: Penurunan level PPKM harus dibarengi penguatan disiplin prokes

Dokumentasi - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Foto ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo mengimbau masyarakat agar penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sleman dari 3 ke 2 harus dibarengi dengan penguatan sikap disiplin protokol kesehatan.

"Masyarakat agar tidak euforia menyambut penurunan level ini. Meskipun level turun, jangan bangga dan euforia. Ingat kita masih dalam pelaksanaan PPKM. Artinya masih terdapat pembatasan kerumunan dan kegiatan," kata Kustini di Sleman, Jumat.

Menurut dia, level PPKM di Sleman masih bisa kembali naik apabila masyarakat mulai merasa aman sehingga abai terhadap kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan.

"Justru saat ini yang harus kita kuatkan adalah sikap disiplin kita. Jika sesuai dengan track yang sudah kita lalui saat ini, bisa sangat mungkin, bulan depan level kita turun ke level 1," katanya.

Penurunan level PPKM di Kabupaten tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM level II, I, dan I di wilayah Jawa dan Bali hingga 1 November 2021.

Atas instruksi tersebut, Bupati Sleman kemudian menindaklanjuti dengan menerbitkan Instruksi Bupati Nomor 33 tahun 2021 tentang pelaksanaan PPKM level 2 di Kabupaten Sleman.

Dalam instruksi Bupati Sleman tersebut terdapat sejumlah pelonggaran aturan yang berlaku untuk sejumlah sektor mulai dari pendidikan, pariwisata, perekonomian hingga kegiatan masyarakat.

"Yang tadinya hanya 25 persen kita tambah menjadi 50 persen misalnya. Tetapi tetap prokes dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi jika mengunjungi tempat perbelanjaan atau pusat keramaian tetap wajib dilakukan," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan vaksinasi COVID-19 terus dilanjutkan, karena vaksinasi tetap menjadi pioritas Pemkab Sleman untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Bumi Sembada.

Sejauh ini, capaian vaksinasi di Sleman untuk dosis pertama sudah mencapai angka 83,9 persen. Untuk vaksin kedua sudah tercapai 60 persen. Sedangkan untuk vaksin ketiga yang diperuntukkan nakes sudah lebih dari 100 persen.

"Vaksinasi tetap menjadi prioritas, bahkan kita akan lakukan jemput bola untuk vaksin. Jadi mencari masyarakat yang belum divaksin agar segera mendapatkan vaksin," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021