Kanwil Kumham DIY memamerkan seratusan karya kerajinan warga binaan

id Kanwil kumham,Karya warga binaan,Yogyakarta,Kerajinan

Kanwil Kumham DIY memamerkan seratusan karya kerajinan warga binaan

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DIY, Budi Argap Situngkir menunjukkan hasil karya warga binaan yang dipamerkan di Gedung Pamer Karya Narapidana, Wirogunan, Kota Yogyakarta, Senin. (ANTARA/HO-Kanwilkumham DIY)

Yogyakarta (ANTARA) - Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kumham) Daerah Istimewa Yogyakarta memamerkan seratusan karya kerajinan tangan dan kuliner yang dibuat oleh para warga binaan di Gedung Pamer Karya Narapidana, Wirogunan, Kota Yogyakarta, Senin.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham DIY Gusti Ayu Putu Suwardani saat dikonfirmasi di Yogyakarta mengatakan pameran yang digelar dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021 diikuti hampir seluruh lembaga pemasyarakatan di DIY.

"Kurang lebih ada seratusan karya warga binaan yang kami pamerkan," kata dia.

Gusti menyebutkan karya yang dipamerkan di lima ruangan itu mulai dari bed cover atau seprei, batik, tas anyaman, serta berbagai aksesori seperti kalung dan gelang dari warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas II B Yogyakarta.

Berikutnya, aneka kerajinan kulit seperti dompet, sepatu, dan sandal buatan warga binaan Lapas Narkotika Yogyakarta. Ada pula kentongan ukir dari kayu yang merupakan produk unggulan Lapas Sleman, termasuk dodol salak dan keripik pisang.

"Seluruh UPT (Unit Pelaksana Teknis) Pemasyarakatan di DIY ikut kecuali Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) karena memang tidak boleh mempekerjakan anak," kata dia.
 
Salah seorang warga binaan membatik di sela pameran karya warga binaan di Gedung Pamer Karya Narapidana, Wirogunan, Kota Yogyakarta, Senin. (ANTARA/HO/Kanwilkumham DIY)


Bukan hanya warga binaan, menurut Gusti, klien pemasyarakatan atau mantan warga binaan di Yogyakarta juga ikut meramaikan pameran itu dengan menyuguhkan beragam hasil pertanian dan peternakan.

Seluruh hasil karya yang dipamerkan, ujar dia, sebagian besar diproduksi warga binaan selama masa pandemi COVID-19.

"Dalam pandemi ini banyak kegiatan berhenti, tapi dengan menerapkan prokes beberapa kegiatan pembinaan tetap kita upayakan berjalan karena untuk mengurangi stres mereka di dalam," tutur Gusti Ayu.

Ia menuturkan bahwa pameran ini digelar untuk meningkatkan semangat dan motivasi warga binaan terhadap produk yang telah mereka hasilkan.

Kendati hanya digelar sehari, masyarakat yang berminat dapat memesan secara daring ke masing-masing lapas.

Hasil keuntungan dari produk yang terjual, menurut dia, sebagian akan dimasukkan ke dalam kartu elektronik milik warga binaan sebagai modal mereka. Sebagian lainnya disetor ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Jadi diharapkan saat mereka keluar atau bebas dari lapas mereka sudah punya tabungan untuk keluarga," kata dia.

Pameran karya warga binaan itu, kata Gusti Ayu, melengkapi Legal Expo Pameran Pelayanan Publik dan Penyuluhan Hukum di lokasi yang sama.

Sejumlah layanan yang dipamerkan berasal dari Divisi Administrasi, Divisi Pemasyarakatan, Divisi Keimigrasian, serta Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kumham DIY.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021