Pemda DIY mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam percepatan vaksinasi

id Vaksinasi COVID-19

Pemda DIY mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam percepatan vaksinasi

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta oleh BPIP (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong adanya kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk institusi di daerah itu, dalam upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat agar segera terbentuk kekebalan komunal.

"Pemerintah Daerah DIY terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya percepatan dan pemerataan vaksinasi," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Aris Riyanta pada pembukaan vaksinasi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis.

Oleh karena itu, Pemda DIY menyampaikan apresiasi atas semangat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang bekerja sama dengan Polda DIY, UGM, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang rumangsa melu handarbeni lan angrukubi (merasa ikut memiliki dan membela) kesehatan masyarakat melalui kegiatan Kolaborasi Sentra Vaksinasi.

Gubernur mengatakan bahwa percepatan vaksinasi merupakan salah satu bentuk upaya berbagai pihak untuk bangkit menghadapi pandemi COVID-19, sehingga tercapainya target vaksinasi tersebut menjadi tanggung jawab bersama.

"Kesadaran masyarakat yang semakin meningkat akan pentingnya vaksinasi harus terus disertai dengan edukasi dan informasi yang tepat. Institusi pendidikan menjadi salah satu motor penggerak dalam upaya ini, tentu melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat," katanya.

Dia juga mengatakan, bahwa vaksinasi bukanlah akhir dari upaya mencegah meluasnya pandemi COVID-19, vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang kebal dan terbebas total dari penularan virus corona.

Oleh karena itu, gubernur mengingatkan budaya dalam menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi harus tetap dilaksanakan.

"Dengan terkendalinya pandemi, tenaga kesehatan dapat unjal ambegan (mengambil nafas) dan melakukan relaksasi agar sistem kesehatan dapat kembali stabil seiring dengan upaya pemulihan perekonomian," katanya.

Pemda DIY juga berharap agar jangan sampai kerja keras dan upaya mencegah meluasnya pagebluk COVID-19 menjadi kurang bermanfaat hanya karena masyarakat tidak disiplin, lengah atau abai dalam penerapan protokol kesehatan.

"Mari saiyeg saekpraya (bulatkan rekam) mengawal upaya recovery dengan budaya hidup sehat kapan dan di mana pun berada," kata Gubernur DIY.

Kegiatan vaksinasi bertajuk Kolaborasi Sentra Vaksinasi bertema "Peranan Pemuda dalam Strategi Pemulihan Pasca-COVID-19" dengan tagline "Pemuda Sehat, Indonesia Kuat, Pemuda Hebat, Indonesia Bermartabat" itu diikuti peserta sebanyak 1.046 orang, dari mahasiswa dan masyarakat umum.
Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021