Tiba di Indonesia, 134.500 dosis vaksin Novavax

id vaksin novavax,maxi,vaksin covid,vaksin corona,vaksin covid-19,vaksinasi

Tiba di Indonesia, 134.500 dosis vaksin Novavax

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penykait Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu. (ANTARA/tangkapan layar)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 134.500 dosis vaksin COVID-19 Novavax asal China tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada Sabtu malam sekitar pukul 10.40 WIB yang dibawa menggunakan maskapai Emirates Cargo.

Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penykait Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu yang menjemput langsung kedatangan vaksin di Bandara Soekarno-Hatta mengatakan total vaksin Novavax yang akan dikirim ke Indonesia sebanyak 10 juta dosis.

"Kita menjemput kedatangan faksi Novavax yang akan datang dari rencana 10 juta akan datang hari ini 134.500 dosis," kata Maxi.



Maxi mengatakan kedatangan vaksin Novavax untuk menambah pasokan vaksin dalam memperkuat program vaksinasi COVID-19 nasional dalam rangka mencapai kekebalan komunal sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.

Sebanyak 10 juta dosis vaksin Novavax yang akan didapatkan Indonesia guna melengkapi total kebutuhan 412 juta dosis vaksin COVID-19 yang harus disuntikkan pada penduduk Indonesia guna mencapai "herd immunity".

"Kita harapkan Kementerian Kesehatan bisa mengamankan dari total dosis sekitar 412 juta. Dan penyediaan ini Kita tahu bersama dilakukan dengan beberapa strategi bilateral, multilateral, dan eksplorasi dari kemampuan produksi vaksin dalam negeri yang mudah-mudahan tahun depan kita bisa gunakan produksi dalam negeri," kata Maxi.



Maxi melaporkan hingga tanggal 26 November 2021, Indonesia telah menerima jumlah vaksin sebanyak 317,4 juta dosis dari total 412 juta yang dibutuhkan.

Dengan adanya kedatangan vaksin Novavax ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target vaksinasi sampai akhir tahun yaitu minimal 75 persen dosis pertama, dan 60 persen dosis dua sampai dengan Desember 2021.
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022