Pemerintah diminta perketat pintu masuk wisatawan asing

id Maarif institute, covid-19 varian omicron, mabes polri, kapolri jenderal listyo, operasi lilin 2021, natal tahun baru

Pemerintah diminta perketat pintu masuk wisatawan asing

Ilustrasi peringatan varian Omicron virus Korona. ANTARA/Pavlo Gonchar/SOPA Images via Reuters/Sipa USA

Jakarta (ANTARA) - Peneliti dari Maarif Institute, Endang Tirtana, mendesak pemerintah segera membatasi masuknya wisatawan dengan riwayat perjalanan ke tujuh negara di Afrika setelah adanya laporan varian baru Covid-19, Omicron.

"Pemerintah harus memperketat pintu masuk Indonesia guna mencegah varian Omicron. Jangan sampai Indonesia mengalami gelombang ketiga Covid-19,” kata dia, di Jakarta, Sabtu (27/11).



Menurut dia, mutasi virus yang pertama kali menjangkiti Wuhan, China, yang secara resmi dikatakan pada awal 2020 itu diperkirakan memiliki kemampuan penularan lima kali lebih cepat dibanding varian yang ada sebelumnya.

Varian Omicron terdeteksi di tujuh negara di Afrika, yakni Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Lesotho, dan Eswatini.

Berkaca pada varian Delta, kata dia, Indonesia terlambat melakukan pencegahan dan antisipasi sehingga terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 tak terkendali pada pertengahan 2021.



Ia mengatakan, pemerintah harus segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk mencegah varian Omicron. Sejumlah negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Singapura juga telah melakukan pengetatan pengawasan penerbangan dari luar negeri.

"Sehingga jangan sampai kita kembali menghadapi gelombang ketiga setelah libur Natal dan Tahun Baru. Pemerintah harus tegas dalam hal ini," kata dia.

Ia merekomendasikan sebagai lankah pencegahan, protokol masuk ke Indonesia harus diperketat. Mulai dari penerapan uji usap PCR dan karantina bagi seluruh perlaku perjalanan luar negeri.



"Masyarakat sebaiknya menghindari bepergian jelang libur Natal dan Tahun Baru. Ini sebagai upaya mencegah penularan maupun penyebaran Covid-19," kata dia.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, dalam Rapat Koordinasi lintas sektoral di Jakarta Selatan, Jumat (26/11) menyampaikan strategi mencegah laju lojakan Covid-19 saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.



Ia mengatakan pengawasan ketat protokol kesehatan di seluruh moda transportasi laut, udara dan darat. Strategi antisipasi pencegahan laju pertumbuhan COVID-19 akan diterapkan dalam Operasi Lilin untuk mengawal kebijakan PPKM tingkat III saat Natal dan Tahun Baru.


Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022