Satgas: Kasus sembuh COVID-19 di Bantul bertambah 10 orang

id Covid Bantul

Satgas: Kasus sembuh COVID-19 di Bantul bertambah 10 orang

Tenaga kesehatan Dinkes Bantul khusus menangani kasus COVID-19 ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Kasus sembuh dari paparan COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari bertambah 10 orang, sehingga total angka kesembuhan secara kumulatif hingga Selasa menjadi 55.664 orang.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul di Bantul, Selasa, pasien pulih itu berasal dari Kecamatan Pundong tiga orang, Sewon tiga orang, Bambanglipuro dua orang, dan Srandakan satu orang, serta Banguntapan satu orang.

Dalam periode yang sama terdapat penambahan kasus konfirmasi COVID-19 berjumlah 10 orang, sehingga total kasus positif di Bantul sejak awal pandemi hingga kini menjadi 57.372 orang.

Sementara untuk kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia tidak ada penambahan kasus, sehingga total angka kematian di Bantul masih tetap 1.569 orang.

Dengan demikian jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul per hari Selasa (30/11) tinggal 139 orang.

Kasus isolasi itu tersebar di 16 dari total 17 kecamatan se-Bantul dengan jumlah terbanyak dari Bambanglipuro 32 orang, kemudian Sewon 22 orang, sedangkan kecamatan dengan jumlah terendah dari Sanden satu orang.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat untuk selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan meskipun kasus penularan COVID-19 semakin terkendali, bahkan ketika nantinya sudah menjadi zona hijau atau tidak ada kasus.

"Protokol kesehatan akan menjadi budaya hidup kita, walaupun misalnya pandemi sudah nol, sudah hijau tetap prokes diterapkan untuk beberapa saat ke depan, juga pengaturan kerumunan kita lakukan sesuai dengan eskalasi yang terjadi pada saat itu," katanya.

Selain protokol kesehatan sesuai 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas, Bupati juga mengajak masyarakat agar menjaga kesehatan sesuai pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022