Disdikpora Kota Yogyakarta mengimbau sekolah perbanyak kegiatan daring

id pembelajaran tatap muka,sekolah,daring,yogyakarta,penilaian akhir semester

Disdikpora Kota Yogyakarta mengimbau sekolah perbanyak kegiatan daring

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budhi Asrori (kiri) sedang memberikan informasi tentang mekanisme PPDB tahun ajaran 2019/2020 (Eka Arifa Rusqiyati)

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta mengimbau sekolah untuk lebih banyak menggelar kegiatan pembelajaran secara daring termasuk untuk penilaian akhir semester dan memperketat penerapan protokol kesehatan jika melakukan tatap muka.

“Untuk saat ini, kami masih fokus pada upaya surveillance, memperbanyak testing dari temuan kasus positif COVID-19 di beberapa sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta Budhi Asrori di Yogyakarta, Rabu.

Oleh karenanya, lanjut dia, sekolah diimbau untuk memperbanyak kegiatan pembelajaran secara daring sepanjang Desember meskipun pembelajaran tatap muka terbatas juga tidak dihentikan.

“Pembelajaran tatap muka terbatas selama Desember akan lebih dibatasi lagi dan harus dilakukan dengan penegakan protokol kesehatan yang sangat ketat,” katanya.

Begitu pula dengan pelaksanaan penilaian akhir semester, lanjut Budhi, juga harus dilakukan dengan protokol kesehatan ketat jika dilakukan secara langsung.

“Tetapi ada usulan agar tidak menggelar banyak kegiatan pertemuan langsung. Makanya, lebih banyak dilakukan secara daring terlebih dulu saja,” katanya.

Berdasarkan data terakhir, tercatat 26 siswa di Kota Yogyakarta terpapar COVID-19 dari hasil pemeriksaan kepada siswa di 17 sekolah, SD hingga SMA/SMK, dengan sasaran 2.079 siswa.

Dari hasil temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pelaksanaan tracing dan testing terhadap seluruh kontak erat. “Mudah-mudahan, hasilnya baik. Tidak ada paparan lebih lanjut sehingga pembelajaran tatap muka secara terbatas bisa dilakukan lebih baik pada Januari tahun depan,” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta juga menurunkan tim ke sekolah-sekolah untuk mengevaluasi ulang penerapan protokol kesehatan pada kegiatan pembelajaran tatap muka.

“Kami lakukan evaluasi ulang untuk melihat bagaimana penerapan protokol kesehatan di sekolah. Dan apa saja yang harus dikuatkan kembali,” katanya.

Untuk ketentuan tidak meliburkan sekolah pada Desember atau saat penerapan aturan PPKM Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru 2022, Budhi mengatakan akan membahasnya bersama kabupaten lain di DIY.

“Akan ada koordinasi bersama di tingkat DIY agar aturan antarkabupaten menjadi sinkron,” katanya.
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022