Kasus aktif COVID-19 di Bantul menurun

id Covid Bantul

Kasus aktif COVID-19 di Bantul menurun

Tenaga kesehatan Dinkes Bantul khusus menangani kasus COVID-19. ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menurun hingga Senin tersisa 91 orang, menyusul pasien sembuh lebih banyak dibanding kasus terkonfirmasi dalam sehari terakhir.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul di Bantul, Senin, kasus konfirmasi bertambah tiga orang, sementara kasus konfirmasi yang sembuh 10 orang, sedangkan kasus konfirmasi yang meninggal nol orang atau tidak ada tambahan data.

Dengan perkembangan kasus harian itu, maka total kasus positif COVID-19 di Bantul secara kumulatif menjadi 57.387 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 55.727 orang, kemudian kasus kematian tetap berjumlah 1.569 orang.

Dengan demikian jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul per hari Senin (6/12) tinggal 91 orang.

Berdasarkan domisili, pasien yang isolasi itu tersebar 14 kecamatan, dengan angka terbanyak dari Kecamatan Bambanglipuro 25 orang, sementara angka terendah dari Sedayu dan Pajangan masing-masing satu orang.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo mengatakan, meski kasus penularan menurun, namun mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19, karena pandemi belum usai.

Selain itu, pemkab mengingatkan agar masyarakat terus meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan berolahraga teratur.

"Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022