Mbappe tidak menutup peluang perpanjang kontrak di PSG

id Kylian Mbappe,PSG,Paris Saint-Germain,Real Madrid,Ligue 1,LaLiga

Mbappe tidak menutup peluang perpanjang kontrak di PSG

Pemain sepak bola Prancis Kylian Mbappe melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua saat pertandingan antara Prancis melawan Kazakhstan dalam kualifikasi Piala Dunia di Parc des Princes, Paris, Prancis, Sabtu (13/11/2021). REUTERS/Gonzalo Fuentes/foc/cfo

Jakarta (ANTARA) - Kylian Mbappe mengakui bahwa dia tidak menutup peluang untuk memperpanjang kontraknya di Paris Saint-Germain (PSG), di tengah kabar dirinya terus dikaitkan dengan transfer ke Real Madrid akhir musim ini.

Juara Piala Dunia tersebut sering kali dikaitkan kabar kepindahannya dari Ligue 1 ke La Liga, dengan klub Paris tersebut sempat menolak dua tawaran besar dari Real Madrid untuk Mbappe di bursa transfer musim panas kemarin.

Kotrak Mbappe akan habis di akhir musim ini, dan dia diperkirakan bergabung ke Santiago Bernabeu secara gratis. Namun, dia kini mengakui dirinya bisa saja bertahan di Parc des Princes.

“Saya tidak tahu,” kata Mbappe dalam sebuah wawancara dengan Amazon Prime ketika ditanya tentang masa depannya, yang dikutip Goal pada Senin. “Hari ini saya harus meluangkan waktu. Ini tidak mudah. Bagaimanapun, saya akan bermain untuk klub besar."

“Awalnya saya kecewa (tidak pergi). Namun, saya tidak berada di divisi ketiga, saya berada di klub yang ingin memenangkan Liga Champions. Saya orang Paris, saya punya keluarga, saya merasa baik, saya selalu mengatakannya. Saya hanya ingin menemukan sesuatu yang lain."



Selain membahas masa depannya, Mbappe mengakui bahwa permainan antara dirinya, Neymar dan Lionel Messi masih bisa lebih baik lagi.

“Kami sadar bahwa kami perlu berbuat lebih banyak. Ketika Anda memiliki tiga pemain dengan level itu, Anda tidak dapat bersembunyi darinya. Kita perlu melakukan hal-hal yang membuat kita tetap kolektif. Kita masing-masing harus melakukan bagian kita."

Ditanya apakah dia adalah menjadi "bos" di PSG, Mbappe menjawab: "Sulit. Ketika Anda bermain dengan Neymar dan Messi, tidak sopan menyebut diri Anda bos."

“Sekarang, saya dalam periode yang bagus, tim bekerja dengan baik. Kami benar-benar tidak peduli tentang siapa bosnya. Tujuannya adalah untuk menempatkan ketiganya dalam kondisi yang tepat karena kami dapat mengubah jalannya permainan. Lebih baik seperti itu."
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022