Kulon Progo targetkan vaksinasi penguat mencapai 5.000 pada Januari

id vaksinasi booster,Kulon Progo,Dinkes Kulon Progo

Kulon Progo targetkan vaksinasi penguat mencapai 5.000 pada Januari

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana. (ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mentargetkan capaian vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau penguat (booster) hingga akhir Januari minimal 5.000 sasaran mulai dari lansia dan pelayanan publik.

"Untuk mempercepat vaksinasi, kami harus bekerja keras, baik vaksinasi dosis ketiga dan dosis kedua bagi anak usia 6-11 tahun," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Fajar Gegana di Kulon Progo, Jumat.

Ia mengatakan vaksinasi penguat ini untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 varian Omicron. Varian baru ini penyebarannya sangat cepat, dibandingkan varian lainnya.

"Pada libur Natal dan Tahun Baru 2022 kemarin, kami berharap pada Januari sudah menjadi endemi, tapi masih pandemi COVID-19 karena adanya varian baru Omicron," katanya.

Fajar mengatakan setelah semua tahu pandemi belum berakhir dengan kemunculan Omicron, dan potensi penyebaran sangat cepat, dirinya mengimbau kepada masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan vaksinasi dosis ketiga.

Pelaksanaan dosis kedua ini dilaksanakan di RSUD Wates, RSUD Nyi Ageng Serang, dan puskesmas. Namun, di puskesmas tidak bisa melayani vaksinasi dosis ketiga karena masih memiliki agenda menyelesaikan vaksinasi anak dosis kedua.

"Di RSUD Wates bisa melayani dosis ketiga setiap hari berbasis kuota sebesar 300 dosis per hari, dan RSUD Nyi Ageng Serang 200 dosis per hari," katanya.

Sementara itu. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo Sri Budi Utami mengatakan sebanyak 575 orang yang telah divaksinasi penguat COVID-19 pada Kamis (13/1).

"Hari ini, datanya belum masuk. Tetapi melihat kuota dosis harian untuk vaksinasi penguat, kami optimistis capaiannya tidak jauh dari Kamis (13/1)," katanya.*
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022